Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

38.732 Anak di Papua Selatan Tidak Sekolah, Gubernur Apolo Soroti Krisis Pendidikan

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 05:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
38.732 Anak di Papua Selatan Tidak Sekolah, Gubernur Apolo Soroti Krisis Pendidikan Doc: Antara
Ket. Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo (kiri).

Jayapura - Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menyebutkansebanyak 38.732 anak yang tersebar di empat kabupaten tidak sekolah.

"Berdasarkan data dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) jumlah anak tidak sekolah di Papua Selatan sebanyak 38.732 orang," katanya dalam keterangan di Jayapura, Rabu (6/5).

Menurut Safanpo, 38.732 anak tidak sekolah meliputi Kabupaten Asmat sebanyak 14.623 orang, Kabupaten Boven Digoel tercatat 4.153 orang, Kabupaten Mappi berjumlah 12.445 orang, dan Kabupaten Merauke terdata 7.511 orang.

"Jadi data awal sudah ada, sekarang tinggal bagaimana kita melakukan validasi atau melakukan pemeriksaan ulang guna mengetahui pasti jumlah anak di Papua Selatan yang tidak sekolah," ujarnya.

Dia menjelaskan pentingnya validasi guna mengukur tingkat akurasi sebelum melakukan langkah-langkah penanganan lebih lanjut bagi masa depan generasi muda.

"Pendidikan sangat penting bagi kemajuan bangsa, sehingga angka anak tidak sekolah yang hampir mencapai 40 ribu ini harus segera diatasi," ucap Gubernur Apolo Safanpo.

Dia menambahkan dalam kegiatan lokakarya pendataan dan pemetaan yang dilaksanakan saat ini dapat memberikan manfaat bagi para pelaku pendidikan dalam mengidentifikasi masalah pendidikan baik formal maupun nonformal bagi anak-anak di Papua Selatan.

"Karena jika lebih banyak anak-anak yang tidak sekolah, maka ini menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi Papua Selatan," ujar Gubenur Apolo Safanpo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Salah Tiba di Turki, Selang...
Ekonomi
Pertumbuhan Semu? Ritel Les...

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.