Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Qodari: Program Cek Kesehatan Gratis Telah Sasar 100 Juta Penduduk

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 14:40 WIB | Oleh:
Qodari: Program Cek Kesehatan Gratis Telah Sasar 100 Juta Penduduk Doc: antara foto
Ket. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari

JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyampaikan hingga Mei 2026 sebanyak 100 juta penduduk Indonesia telah menjalani program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

"Total sudah 100 juta penduduk Indonesia mendapatkan CKG," kata Qodari dalam jumpa pers di Auditorium Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (6/5).

Qodari menuturkan, sepanjang 2025, program tersebut telah melayani lebih dari 70 juta peserta, dan pada periode awal 2026 hingga awal Mei bertambah lebih dari 30 juta jiwa, sehingga total masyarakat yang telah merasakan manfaat layanan ini sebanyak 100 juta jiwa.

Adapun pelaksanaan program ini dilakukan di lebih dari 10.000 puskesmas yang tersebar di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Qodari menyampaikan jumlah tersebut masih sekitar sepertiga dari total penduduk Indonesia yang mendekati 290 juta jiwa.

Oleh karena itu, pemerintah terus melanjutkan program tersebut untuk memperluas jangkauan layanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.

Khusus pada kelompok usia sekolah, Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 4,8 juta anak telah menjalani skrining kesehatan di 48.000 sekolah pada periode 1 Januari hingga 3 Mei 2026.

Dari hasil tersebut ditemukan 41 persen atau sekitar 1,1 juta anak mengalami gigi berlubang, 22,1 persen atau 663.000 anak mengalami peningkatan tekanan darah, serta 8,6 persen atau 239.000 anak mengalami penumpukan kotoran di telinga.

"Saya pribadi terus terang terkejut juga. Sekarang darah tinggi itu sudah melanda anak-anak sekolah. Nah, ini kalau enggak ada CKG ini enggak tahu, Pak. Artinya sudah harus ada suatu analisa yang lebih mendalam. Kok anak-anak kita sudah tekanan darah tinggi? Tekanan darah tinggi ini kalau terus berlanjut, berujung pada gangguan jantung. Ya, biaya jantung besar," kata dia.

Lebih lanjut Qodari menyatakan dari total peserta yang menjalani skrining, sekitar 16,8 juta orang membutuhkan tindak lanjut penanganan, dengan 1,4 juta di antaranya telah tercatat mendapatkan tata laksana lanjutan.

Kelompok dewasa di rentang usia 18 hingga 59 tahun mendominasi dengan porsi 60 persen, diikuti anak usia sekolah 7 hingga 18 tahun sebesar 16 persen.

Dia mengatakan program CKG dihadirkan untuk memastikan deteksi dini berbagai masalah kesehatan, khususnya pada anak usia sekolah, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Pemeriksaan ini juga menjadi upaya pemerintah dalam menjangkau masyarakat yang belum memiliki akses atau kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.

Pada pelaksanaan di sekolah, program ini ditujukan untuk menjamin seluruh anak memperoleh layanan kesehatan dasar tanpa terkecuali, termasuk dari keluarga kurang mampu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.