Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PMI Kota Bandung Luncurkan Laboratorium Kesehatan Digital Canggih Pertama di Indonesia

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 17:53 WIB | Oleh:
PMI Kota Bandung Luncurkan Laboratorium Kesehatan Digital Canggih Pertama di Indonesia Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meresmikan fasilitas Good Laboratory Practice (GLP) dan Whole Blood Automation System (WBA) di Laboratorium Uji Saring dan Produksi UDD/UPD Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung, Senin (4/5).

Fasilitas ini menjadi yang pertama di Indonesia dan ketiga di Asia tenggara.

Wali Kota Farhan menyampaikan apresiasi atas hadirnya teknologi mutakhir yang menandai langkah maju dalam digitalisasi pelayanan kesehatan di Kota Bandung.

Alhamdulillah hari ini kita meresmikan fasilitas terbaru di PMI Kota Bandung. Ini merupakan bentuk digitalisasi pengelolaan donor darah agar bisa betul-betul efisien dan optimal menggunakan teknologi terbaru,” ujar dia

Menurut Wali Kota Farhan, kehadiran sistem GLP dan WBA menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya fasilitas canggih ini tersedia di Indonesia. Ia menilai, keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara PMI Kota Bandung, PMI Jawa Barat, PMI Pusat, serta dukungan pihak swasta.

“Ini yang pertama di Indonesia. Saya sangat mengapresiasi kerja keras PMI Kota Bandung dengan dukungan PMI Jawa Barat dan PMI Pusat, sehingga bisa bekerja sama dengan pihak swasta menghadirkan layanan terbaik,” kata dia.

Wali Kota Farhan menjelaskan, keunggulan utama sistem ini terletak pada otomatisasi proses pengolahan darah yang jauh lebih efisien. Dengan teknologi tersebut, darah donor dapat diolah menjadi berbagai komponen seperti Packed Red Cells (PRC), plasma, trombosit, dan leukosit dengan waktu yang lebih cepat.

Selain itu, sistem pencatatan yang telah terdigitalisasi mengurangi risiko kesalahan manual, termasuk potensi tertukarnya data atau sampel darah.

“Dengan sistem ini, pencatatan tidak lagi manual sehingga risiko tertukar bisa dihindari. Ini membuat proses menjadi lebih akurat dan efisien,” tutur dia.

Dari sisi kapasitas, fasilitas ini mampu menangani lebih dari 1.000 sampel donor darah per hari. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan darah sekaligus mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat.

Wali Kota Farhan juga mengajak warga Kota Bandung untuk aktif mendonorkan darah di PMI. Menurut dia, selain membantu sesama, donor darah kini juga memberikan manfaat tambahan berupa skrining kesehatan.

“Dengan adanya alat ini, masyarakat juga bisa mendapatkan skrining kesehatan dari tes darahnya. Ini akan mendorong gaya hidup sehat di Kota Bandung,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Bandung, Ade Koesjanto, dalam laporannya mengungkapkan bahwa pelayanan darah merupakan bagian dari upaya kemanusiaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

“PMI bertugas menyediakan darah yang aman, berkualitas, dan sehat. Peresmian GLP dan Whole Blood Automation System ini merupakan komitmen kami untuk terus meningkatkan pelayanan,” ungkap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Tim Bola Voli Putra Indonesia Torehkan Sejarah,  Juara AVC Cup 2026 Usai Balas Kekalahan dari Korea Selatan

Tim Bola Voli Putra Indonesia Torehkan Sejarah, Juara AVC Cup 2026 Usai Balas Kekalahan dari Korea Selatan

28 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.