Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KPPG Buka Layanan Pengaduan Khusus Program MBG di Riau-Sumbar-Kepri

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 12:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
KPPG Buka Layanan Pengaduan Khusus Program MBG di Riau-Sumbar-Kepri Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah relawan MBG tengah mengemas menu makanan bergizi di SPPG Polresta Tanjungpinang, Polda Kepulauan Riau (Kepri).

TANJUNGPINANG – Kantor Pelayanan Pangan Gizi (KPPG) Wilayah Riau, Sumatera Barat (Sumbar), dan Kepulauan Riau (Kepri) telah membuka kanal pengaduan khusus program makanan bergizi gratis (MBG) untuk tiga wilayah provinsi tersebut.

Kepala KPPG Riau, Sumbar, dan Kepri, Syartiwidya, mengatakan layanan pengaduan itu dapat diakses melalui laman website https://s.id/PengaduanMBG_KPPG Pekanbaru.

"Masyarakat juga bisa mengakses langsung layanan pengaduan BGN Pusat, dengan menghubungi nomor 127," kata Syartiwidya dihubungi dari Kota Tanjungpinang, Kepri, Rabu (06/5).

Ia menyebutkan layanan pengaduan MBG ini mencakup berbagai aspek, antara lain kondisi infrastruktur atau bangunan penyelenggara MBG.

Lalu, kualitas dan variasi menu makanan, kemudian kinerja dan kepatuhan supplier, serta bentuk pengaduan lainnya apabila program MBG tidak berjalan sebagaimana mestinya.

"Misalnya, ada ditemukan makanan atau buah-buahan kurang layak, silakan melapor. Kami segera tindak lanjuti laporan tersebut," ujarnya.

Syartiwidya menjelaskan kanal pengaduan MBG itu dibuka bertujuan memastikan program MBG berjalan dengan baik, transparan, dan sesuai standar.

Pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat berpartisipasi aktif menyampaikan laporan atau pengaduan terkait pelaksanaan program MBG di wilayah kerja KPPG Riau, Sumbar dan Kepri.

"Kalau ada temuan atau masalah MBG, sebaiknya langsung lapor melalui kanal remsi. Bukan di media sosial, karena kami akan kesulitan menindak lanjuti laporan tersebut," ujarnya.

Syartiwidya pun menjamin kerahasiaan identitas atau data pelapor yang menyampaikan aduan menyangkut pelaksanaan program MBG, sehingga pelapor tetap merasa aman dan nyaman.

Ia menegaskan setiap laporan yang masuk akan ditindak lanjuti dan ditelusuri lebih lanjut di lapangan guna memastikan kebenarannya.

"Partisipasi/suara masyarakat sangat penting untuk memastikan setiap penerima manfaat MBG menerima makanan yang layak, bergizi dan aman. Jadi, mari sama-sama kita kawal program Asta Cita ini," katanya menegaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.