Rupiah Masih Rentan, 5 Mei 2026
📅 Selasa, 05 Mei 2026, 08:25 WIB | Oleh: Muchamad IsmailJAKARTA – Rupiah diperkirakan masih menghadapi tekanan pelemahan lanjutan seiring kombinasi faktor eksternal dan domestik yang belum sepenuhnya stabil. Dari sisi global, ketidakpastian geopolitik terus mendorong penguatan dollar AS sebagai aset aman, sehingga menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, sementara dari dalam negeri, pasar juga mencermati rilis data pertumbuhan ekonomi nasional kuartal I-2026.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong melihat investor akan kembali menghadapi data domestik penting yaitu produk domestik bruto (PDB) kuartal I sembari tetap mencermati perkembangan seputar Timur Tengah dan harga minyak mentah dunia. Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (5/5), bergerak di kisaran 17.300 – 17.450 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.
Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Senin (4/5), melemah 57 poin atau 0,33 persen dari akhir pekan lalu menjadi 17.394 rupiah per dollar AS. “Yang menyebabkan rupiah melemah ini masih dari eksternal, dimana di Eropa Timur, Ukraina terus menyerang sejumlah wilayah minyak di Russia dan kita lihat bahwa kilang-kilang minyak di Russia banyak yang terkena drone dari Ukraina,” ucap pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Mengutip Xinhua, Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan serangan Kiev terhadap infrastruktur minyak Russia dapat memicu kenaikan harga minyak lebih lanjut. Pengurangan pasokan minyak Russia ke pasar global disebut akan memicu kenaikan harga yang lebih tajam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!