Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,61 Persen Ditopang Investasi dan Konsumsi

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 17:20 WIB | Oleh:
BPS: Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,61 Persen Ditopang Investasi dan Konsumsi Doc: RRI/Magdalena Krisnawati
Ket. Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti

JAKARTA - Perekonomian Indonesia menunjukkan daya tahannya di tengah tekanan dan ketidakpastian global. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2026 yang mencapai 5,61 persen.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026, bila dibandingkan triwulan I 2025 atau secara tahunan tumbuh 5,61 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti dalam keterangan pers di gedung BPS, Selasa (5/5). Pada triwulan I 2025 pertumbuhan ekonomi tercatat hanya sebesar 4,8 persen.

Pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026, menurut Amalia, tertinggi sejak tahun 2014. Namun secara triwulanan, pertumbuhan ekonomi triwulan I 2027 terkontraksi 0,77 persen.

Dengan pertumbuhan ekonomi 5,61 persen, Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku sebesar Rp6.187,2 triliun. Sedangkan PDB berdasarkan harga konstan sebesar Rp3.447,7 triliun.

"Dari sisi produksi, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi triwulan 1-2026 adala industri pengolahan, perdagangan, pertanian, dan konstruksi. Hal ini didorong oleh peningkatan aktivitas produksi untuk memenuhi permintaan domestik yang meningkat," ujar Amalia.

Dari sisi pengeluaran, penyumbang utama pertumbuhan ekonomi Triwulan 1-2026 adalah konsumsi rumah tangga, investasi dan konsumsi pemerintah. Hal ini didorong oleh konsumsi masyarakat karena momentum Hari Besar Keagamaan serta berjalannya program prioritas pembangunan pemerintah.

Konsumsi rumah tangga pada triwulan 1-2026 tumbuh 5,52 persen, investasi tumbuh 5,96 persen dan konsumsi pemerintah sebesar lebih dari 21,81 persen.

"Konsumsi pemerintah tumbuh impresif seiring meningkatnya realisasi belanja pegawai melalui pembayaran gaji ke-14 (THR)," kata Amalia.

Tinggi pertumbuhan konsumsi pemerintah juga didorong oleh meningkatnya belanja barang dan jasa. Utamanya melalui program untuk masyarakat Makan Bergizi Gratis.

BPS juga mencatat ekonomi sejumlah negara mitra dagang utama mencatat pertumbuhan yang positif pada triwulan I 2026. Diantaranya Vietnam 7,8 persen, Malaysia 5,3 persen, Tiongkok 5,0 persen, Singapura 4,6 persen, Korea Selatan 3,6 persen, Amerika Serikat 2,7 persen. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Pemerintah Kabupaten Bangka...
Megapolitan
Bayar Pajak Kendaraan di Be...
Megapolitan
Jembatan Donat Dukuh Atas I...
Megapolitan
Meriah! Pengunjung Padati "...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Rekomendasi Acara Akhir Pekan, Ada Kumpul Bocah di TMII dan Malam Puncak HUT Jakarta di Bundaran HI

Rekomendasi Acara Akhir Pekan, Ada Kumpul Bocah di TMII dan Malam Puncak HUT Jakarta di Bundaran HI

27 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.