Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggota PPSU Ragunan Meninggal Tertabrak Mobil saat Tugas, Pemkot Jaksel Beri Santunan

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 18:12 WIB | Oleh:
Anggota PPSU Ragunan Meninggal Tertabrak Mobil saat Tugas, Pemkot Jaksel Beri Santunan Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Keluarga mendiang anggota Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ragunan menerima santunan dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan di Jakarta, Selasa (5/5).

JAKARTA - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memberikan santunan kepada keluarga mendiang anggota Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ragunan yang berpulang saat menjalankan tugasnya.

"Kami, Pemkot Jakarta Selatan, hadir di sini juga untuk memberikan semangat kepada keluarga korban yang ditinggalkan, agar mereka dapat beraktivitas dengan baik di tengah rasa duka yang masih terasa," kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar saat mengunjungi rumah korban di Jalan Rengan, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (5/5).

Dia mengatakan pemberian santunan yang diakomodir oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan dan Jasa Raharja itu merupakan wujud nyata kepedulian negara dan pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial serta meringankan beban ekonomi keluarga pekerja yang ditinggalkan.

Dia pun berpesan agar uang santunan itu dipergunakan dengan baik, untuk keperluan biaya sehari-hari maupun investasi ke depannya.

"Mudah-mudahan, dana tersebut dapat meringankan beban keluarga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujar Anwar.

Sementara itu, salah satu keluarga yang ditinggalkan, Margiyono mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemkot Jakarta Selatan dan pihak BPJS serta Jasa Raharja atas santunan tersebut.

"Untuk Jasa Raharja, sebesar 50 juta rupiah dan BPJS Ketenagakerjaan sebesar 281 juta rupiah, serta bantuan tambahan dari Baznas (Bazis) Jakarta Selatan," tutur Margiyono.

Dia pun mengungkapkan sesuai dengan arahan keluarga, saat ini, kemungkinan besar dana itu akan digunakan untuk membeli rumah kontrakan agar sang ibu memperoleh pendapatan rutin setiap bulan, terlebih mengingat kondisinya yang kini tinggal sendiri. 

"Jadi, untuk jangka panjang, investasi kontrakan sepertinya lebih bagus. Kami juga meminta doanya untuk almarhum agar amal ibadahnya selama di dunia diterima disisi-Nya," ungkap Margiyono.

Sebelumnya, seorang petugas PPSU Kelurahan Ragunan berinisial BP (40) meninggal dunia setelah tertabrak mobil yang dikemudikan oleh AS (30) di Jalan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada 15 April 2026. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.