Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinas Perindustrian Kalsel: Dari 140 Perusahaan Menengah Besar, Baru 66 yang Telah Lapor

📅 Senin, 04 Mei 2026, 13:05 WIB | Oleh:
Dinas Perindustrian Kalsel: Dari 140 Perusahaan Menengah Besar, Baru 66 yang Telah Lapor Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Perindustrian Kalimantan Selatan, Miftahul Chair

BANJARMASIN - Baru 66 perusahaan dari total 140 industri menengah besar di Kalimantan Selatan terdaftar di Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) yang telah melaporkan data.

Kepala Dinas Perindustrian Kalimantan Selatan, Miftahul Chair, menegaskanbahwa tingkat kepatuhan perusahaan menengah dan besar dalam melakukan pelaporan masih perlu ditingkatkan. Hingga Triwulan I tahun 2026, baru 66 perusahaan yang telah melapor dari total 140 industri menengah besar.

“Hal ini menjadi perhatian kita bersama. Kami berharap melalui kegiatan ini, perusahaan yang belum melaporkan data, khususnya pada Triwulan I 2026, dapat segera memenuhi kewajiban agar cakupan data industri kita semakin optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya di Banjarbaru, Senin (4/5).

Dia menekankan, sesuai Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 13 Tahun 2025, setiap perusahaan dan kawasan industri wajib menyampaikan data industri melalui SIINas secara berkala, yang kini dilakukan setiap triwulan, bukan lagi per semester.

“Perubahan periode pelaporan menjadi triwulanan ini menuntut kedisiplinan pelaku industri. Selain itu, batas waktu pelaporan ditetapkan paling lambat tanggal 10 setiap bulan setelah periode pelaporan berakhir,” jelasnya saat fasilitasi pelaporan data industri melalui SIINas.

Ia menegaskan, pelaporan data industri secara akurat dan berkala menjadi kunci dalam mendukung kebijakan pembangunan industri yang tepat sasaran.

“Dalam konteks pembangunan industri, SIINas hadir sebagai instrumen strategis untuk memastikan data industri yang akurat, lengkap, dan terintegrasi. Dengan data yang kuat, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan benar-benar menyentuh kebutuhan pelaku industri di lapangan,” ujarnya.

Dikatakan, upaya ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang menuntut sinergi dan inovasi dari seluruh pemangku kepentingan, di mana sektor industri memiliki peran vital, khususnya melalui program hilirisasi.

“Hilirisasi bukan hanya meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, memperkuat daya saing, dan memperluas pasar ekspor," katanya.

Ini sejalan dengan misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, merata, dan berbasis syariah, dengan target pertumbuhan hingga 6,4 persen pada tahun 2026.

Dengan adanya fasilitasi ini, Pemprov Kalsel optimistis pelaporan data industri melalui SIINas dapat berjalan lebih baik, sehingga mampu memperkuat fondasi perencanaan pembangunan industri berbasis data yang akurat dan terpercaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Pemprov Jawa Tengah Masih G...
Ekonomi
Peluang Melemah Terbuka, 18...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Harry Kane Pimpin Inggris Hancurkan Kroasia 4-2 di Laga Grup L Piala Dunia

Harry Kane Pimpin Inggris Hancurkan Kroasia 4-2 di Laga Grup L Piala Dunia

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.