Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Lebak Libatkan 14 Brigade Pangan Genjot Produksi Pangan

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 11:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Lebak Libatkan 14 Brigade Pangan Genjot Produksi Pangan Doc: ANTARA
Ket. Dua petani perempuan tengah melakukan gerakan tanam padi di Kabupaten Lebak, Banten guna mendukung program swasembada pangan.

LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, melibatkan 14 Brigade Pangan guna menggenjot produksi pangan dalam upaya mendukung Program Swasembada Pangan Nasional.

‎Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, di Lebak, Kamis (23/7), mengatakan pihaknya melibatkan 14 Brigade Pangan yang anggotanya petani milenial atau kaum muda.

‎Mereka petani milenial per Brigade Pangan menggarap lahan pertanian pangan padi sawah seluas 150-200 hektare dan musim kemarau panjang seperti sekarang tetap melakukan gerakan percepatan tanam.

‎Kehadiran Brigade Pangan merupakan bagian garda terdepan menggenjot produksi pangan secara profesional, sehingga dapat menyumbangkan pendapatan ekonomi petani.

‎Pengelola usaha pertanian yang dilakukan Brigade Pangan menggunakan teknologi modern, seperti menggunakan alat dan mesin pertanian modern.

‎Mulai dari pompa, traktor, hingga rice transplanter yang mampu menanam padi di areal satu hektare hanya dalam waktu 20 menit.

‎Begitu juga jika musim panen menggunakan combine harvester yang berfungsi sebagai alat perontok padi sekaligus pembajak sawah. Penggunaan alat pertanian itu dapat menurunkan biaya produksi padi dari Rp12 juta menjadi Rp4-5 juta per hektare.

‎"Kami berharap Brigade Pangan dapat menghasilkan panen serempak dan mampu mewujudkan swasembada pangan nasional," katanya.

‎Rahmat mengatakan untuk menghadapi ancaman kekeringan akibat kemarau panjang dipastikan Brigade Pangan telah mempersiapkan pompanisasi, perbaikan sarana irigasi, embung dan sumber mata air untuk memenuhi ketersediaan air.

‎Selain itu, lanjutnya, mereka juga memiliki akses benih unggul, pupuk, dan pestisida.

‎Kabupaten Lebak masuk daerah terbesar sebagai lumbung pangan di Provinsi Banten dengan Luas Tambah Tanam (LTT) seluas 157 ribu hektare per tahun.

‎Dari LTT 157 ribu hektare dapat menghasilkan padi panen sekitar 770 ribu ton dan jika dikalkulasikan pangan mencapai 440 ribu ton setara beras.

‎Sedangkan, kebutuhan konsumsi beras masyarakat Kabupaten Lebak berpenduduk 1,5 juta sekitar 180 ribu ton per bulan, sehingga surplus 260 ribu ton.

‎"Kita meyakini dengan surplus 260 ribu ton itu bisa menyumbangkan ketersediaan pangan ke daerah lain, seperti Tangerang, Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi," katanya menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.