Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

OJK Cirebon Garap 5 Desa EKI, Inklusi Keuangan Diperluas

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 23:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
OJK Cirebon Garap 5 Desa EKI, Inklusi Keuangan Diperluas Doc: ANTARA/ Fathnur Rohman.
Ket. Suasana Situ Cipanten di Majalengka, Jawa Barat.

CIREBON – Perluasan inklusi keuangan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, karena membuka akses masyarakat terhadap layanan pembiayaan, tabungan, dan perlindungan finansial.

Namun, tantangannya tidak hanya pada ketersediaan layanan, melainkan juga literasi keuangan, kepercayaan publik, serta kesesuaian produk dengan kebutuhan segmen yang belum terlayani.

Tanpa pendekatan yang inklusif dan adaptif, upaya ini berisiko hanya memperluas akses secara nominal tanpa meningkatkan kesejahteraan secara nyata.

Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, Jawa Barat, menetapkan lima lokasi sebagai Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (Desa EKI) di Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning) guna memperluas literasi serta inklusi keuangan berbasis komunitas pada 2026.

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib di Cirebon, Sabtu, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari akselerasi program melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di masing-masing wilayah.

“Pada 2026, kami menetapkan lima Desa EKI sebagai upaya konkret memperluas literasi dan inklusi keuangan berbasis komunitas di Ciayumajakuning,” katanya.

Ia menuturkan lima desa tersebut yakni Situ Cipanten Gunung Kuning di Majalengka, Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Gebang Mekar Cirebon, Desa Jagara Kuningan, Desa Karangsong Indramayu serta kawasan wisata kuliner Jalan Moh. Toha Kota Cirebon.

Pada triwulan I-2026, kata dia, pengembangan Desa EKI difokuskan pada dua lokus utama, yakni Desa Gunung Kuning Majalengka dan Desa Gebang Mekar Cirebon.

Di Desa Gunung Kuning, pihaknya bersama Pemkab Majalengka menandatangani komitmen bersama pengembangan Desa EKI pada 16 April 2026, sebagai penguatan program yang telah berjalan sejak 2025.

Ia menjelaskan kawasan wisata Situ Cipanten memiliki potensi strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata dengan keterlibatan pelaku UMKM, pengelola wisata, serta sektor pendukung lainnya.

“Melalui program Desa EKI, kami menghadirkan pendekatan terintegrasi berupa edukasi literasi keuangan, peningkatan pemahaman produk jasa keuangan, serta fasilitasi akses pembiayaan bagi masyarakat produktif,” ujarnya.

Agus menyampaikan OJK Cirebon telah menggelar edukasi literasi keuangan bertajuk “Bahari Tangguh, Ekonomi Maju”, sebagai penanda dimulainya program Desa EKI dj KNMP Gebang Mekar pada 2 Maret 2026.

Desa tersebut, lanjut dia, memiliki aktivitas perikanan tangkap yang dominan dan berperan strategis dalam perekonomian pesisir Kabupaten Cirebon.

“Kami upayakan pengembangan Desa Gebang Mekar melalui pemetaan tingkat literasi dan inklusi keuangan berbasis data, identifikasi kebutuhan pembiayaan produktif,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

52 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.