Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Literasi Digital Menjadi Benteng Utama dalam Menjaga Keamanan Siber

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 23:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Literasi Digital Menjadi Benteng Utama dalam Menjaga Keamanan Siber Doc: Antara
Ket. Ketua PWI Pangkep Sakinah Fitriani B saat memberikan materi pada kegiatan Pelatihan Manajemen Reputasi Digital yang digelar Majelis Pustaka dan Informasi PWM Sulsel.

Makassar - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pangkep, Sakinah Fitrianti B menegaskan literasi digital menjadi benteng utama dalam menjaga keamanan siber yang harus dimulai dari kesadaran individu.

“Keamanan siber kini bukan lagi isu teknis semata, melainkan kebutuhan mendasar di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital,” ujar Sakinah di sela Pelatihan Manajemen Reputasi Digital yang digelar Majelis Pustaka dan Informasi PWM Sulsel, Minggu.

Ia mengatakan, ancaman kejahatan digital yang semakin kompleks menuntut masyarakat untuk lebih waspada dalam menjaga data dan identitas pribadi di ruang siber.

Dalam kesempatan itu, Sakinah menegaskan bahwa keamanan informasi digital merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap teknologi.

Menurutnya, tanpa sistem keamanan yang memadai, ekosistem digital akan sangat rentan terganggu bahkan berpotensi runtuh.

Ia juga menekankan bahwa keamanan digital tidak hanya berkaitan dengan perangkat keras dan lunak, tetapi juga menyangkut kesadaran individu dalam menjaga kerahasiaan informasi.

“Keamanan digital bukan hanya tentang perangkat, tetapi juga manajemen risiko, pelatihan, dan kesadaran setiap individu untuk menjaga data dan informasi,” katanya.

Di era disrupsi digital, lanjutnya, serangan siber tidak lagi menyasar kelompok tertentu, melainkan dapat menyerang siapa saja yang terhubung dengan internet.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) turut memunculkan ancaman baru, sehingga masyarakat perlu memperkuat literasi digital guna menghadapi risiko seperti phishing, malware, dan pencurian data.

Pelatihan Manajemen Reputasi Digital yang digelar Majelis Pustaka dan Informasi PWM Sulsel itu diikuti peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, termasuk perwakilan pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.