Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Serikat Pekerja BUMN Tak Ikut Aksi Massa Peringati Hari Buruh Internasional

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 06:27 WIB | Oleh:
Serikat Pekerja BUMN Tak Ikut Aksi Massa Peringati Hari Buruh Internasional Doc: antara foto
Ket. Apel pasukan pengamanan hari buruh internasional

JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Badan Usaha Milik Negara (KSP BUMN) memprioritaskan dialog sosial dan tidak menggelar aksi massa dalam memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.

Hal tersebut disampaikan KSP BUMN dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (30/4), sebagai bentuk tanggung jawab arah perjuangan organisasi.

Terkait perayaan tahun ini, organisasi buruh tersebut menyatakan akan mengadakan kegiatan alternatif yang lebih bernuansa perayaan serta menghindari unjuk rasa di jalanan.

"Konfederasi Serikat Pekerja BUMN memutuskan untuk tidak menghadiri kegiatan May Day 2026 dengan aksi massa, kami memilih menyelenggarakannya di Politeknik Ketenagakerjaan dengan acara May Day Festival tetapi tetap menghormati teman-teman pekerja dan buruh yang merayakan dengan aksi massa," jelas Konfederasi Serikat Pekerja BUMN.

Pendekatan ini dipilih lantaran serikat pekerja memprioritaskan penyampaian aspirasi mereka melalui jalur dialog sosial yang dinilai akan jauh lebih konstruktif.

Nantinya, dialog tersebut akan dilakukan secara tatap muka langsung dengan sejumlah pemangku kepentingan, seperti pemerintah dan jajaran manajemen BUMN, demi menghasilkan solusi konkret dan berkelanjutan bagi pekerja.

Walaupun merayakan hari buruh tanpa aksi demonstrasi, organisasi tersebut tetap memegang teguh prinsipnya untuk terus mengawal perlindungan kerja bagi para anggotanya.

"Konfederasi Serikat Pekerja BUMN menegaskan komitmen dalam memperjuangkan hak, kesejahteraan, dan perlindungan kerja. khususnya di lingkungan BUMN. Segala bentuk kebijakan yang merugikan pekerja akan terus dikawal dan dikritisi secara konstruktif," tegas pernyataan itu.

Selain itu, konfederasi juga meyakini bahwa hubungan industrial yang harmonis, dinamis, serta berkeadilan dapat terbangun dengan kuat di lingkungan perusahaan.

Iklim kerja yang adil tersebut bisa diwujudkan dengan cara membangun kemitraan komunikasi yang sangat terbuka, sosial dialog yang produktif, serta memupuk rasa saling percaya antarpihak.

Sebagai penutup keterangannya, pihak konfederasi mengajak seluruh anggota dan pekerjanya untuk tetap menjaga solidaritas, terus meningkatkan profesionalisme, serta menjaga integritas kinerja BUMN demi kepentingan bangsa dan negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pembekalan Siswa Baru dalam...
Daerah
Pekerja Sektor Pariwisata d...
Daerah
Musim Kemarau Membuat Garut...

Berdayakan Warga Kurang Mampu, Taman Borobudur Bangun RTLH

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Berdayakan Warga Kurang Mam...
Daerah
Jalan Cikadu Cianjur Diperb...

Alwi Obati Kekecewaan atas Kekalahan Jojo

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Alwi Obati Kekecewaan atas ...
Nasional
OJK-Komdigi Bersinergi Putu...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.