Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes Butuh Rp529,3 Miliar untuk Pulihkan Ribuan Fasilitas Kesehatan Terdampak Bencana di Sumatera

📅 Rabu, 18 Feb 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkes Butuh Rp529,3 Miliar untuk Pulihkan Ribuan Fasilitas Kesehatan Terdampak Bencana di Sumatera Doc: Antara
Ket. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam rapat bersama DPR terkait percepatan pemulihan daerah Sumatera yang terdampak bencana, di Jakarta, Rabu (18/2).

Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, butuh dana sebesar Rp529,3 miliar untuk memperbaiki sekitar 3 ribuan fasilitas kesehatan yang terdampak bencana Sumatera hingga kondisinya 100 persen agar layanan kesehatan siap pada Maret 2026.

"Yang pertama adalah, alhamdulillah seluruh rumah sakit, seluruh puskesmas sudah beroperasi sekarang. Kita tinggal 21 pustu, dari ribuan fasilitas kesehatan," kata Budi dalam rapat bersama DPR di Jakarta, Rabu (18/2), terkait percepatan pemulihan daerah Sumatera yang terdampak bencana.

Dia menjelaskan bahwa surat permohonan bantuan dananya sudah disampaikan ke Presiden Prabowo Subianto pada 20 Januari 2026, dan pihaknya memohon percepatan persetujuannya.

Budi menyebutkan bahwa pihaknya membutuhkan dua bantuan. Selain pencairan dana untuk renovasi fasilitas kesehatan, pihaknya juga membutuhkan untuk renovasi bagi sekitar 8.800 rumah tenaga kesehatan yang terdampak bencana tersebut.

Data para tenaga kesehatan yang membutuhkan bantuan itu, katanya, sudah diverifikasi oleh pihaknya dan Kementerian Dalam Negeri, dan kini tinggal hanya menunggu pencairan dana saja. Dia berharap dana tersebut bisa dibayarkan sebelum Lebaran 2026.

"Agar rumahnya bisa diperbaiki dan mereka bisa tenang tinggal di rumah sebelum Lebaran ini agar mereka bisa bekerja kembali," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa hal ini bisa dimasukkan sebagai usulan belanja Kementerian dan Lembaga untuk Tim Satgas Bencana.

"Jadi tinggal masukin ke sana aja, prosedurnya seperti itu. Ke Bappenas, ke Tim Satgas. Ya sudah, keluar," kata Purbaya.

Dia menyebutkan, dari dana awal yang dialokasikan untuk pemulihan pascabencana, yakni sebesar Rp50-60 triliun, masih tersisa banyak.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya menargetkan layanan kesehatan di daerah Sumatera yang terdampak bencana mulai beroperasi penuh per Maret 2026.

Pihaknya juga membuka donasi, agar alat-alat kesehatan yang dibutuhkan dapat segera dipenuhi, misalnya x-ray.

Selain fasilitas kesehatan, pihaknya juga mengejar rehabilitasi dan rekonstruksi rumah para tenaga medis dan tenaga kesehatan yang terdampak bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

53 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.