Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iran dan AS Sepakati Prinsip Awal Perundingan Nuklir

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 00:10 WIB | Oleh:
Iran dan AS Sepakati Prinsip Awal Perundingan Nuklir Doc: X - Seyed Abbas Araghchi
Ket. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi

JENEWA — Perundingan tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat disebut berlangsung lebih konstruktif dibandingkan putaran sebelumnya. Kedua pihak mencapai kesepakatan mengenai prinsip panduan umum yang dapat membuka jalan bagi pembahasan lanjutan terkait program nuklir Teheran.

Melansir dari The Guardian, Rabu (18/2), pembicaraan digelar di Jenewa melalui perantara Oman, berlangsung sekitar tiga setengah jam. Pertemuan tersebut berfokus pada kemungkinan pembatasan program nuklir Iran di bawah pengawasan internasional.

Meski belum ada pernyataan resmi dari delegasi AS, Washington DC diperkirakan akan melanjutkan penambahan kekuatan militer di kawasan. Pemerintah AS juga menyiapkan putaran perundingan berikutnya dalam beberapa minggu ke depan.

Presiden AS, Donald Trump, menyatakan keyakinan bahwa Iran menginginkan kesepakatan namun tetap menyoroti kehadiran militer AS di wilayah tersebut. Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyatakan kemajuan telah dicapai.

Araghchi menegaskan bahwa proses menuju kesepakatan telah dimulai, meski membutuhkan waktu untuk menjembatani perbedaan. Iran tetap menolak membahas program misil balistik dan dukungan terhadap kelompok proksi regional.

Namun, Iran menawarkan rencana untuk mengencerkan stok uranium yang diperkaya tinggi serta memberikan akses lebih luas kepada inspektur internasional. Diskusi juga mencakup kemungkinan penangguhan pengayaan uranium, walaupun Iran menegaskan tidak akan melepaskan haknya untuk melakukan pengayaan secara domestik.

Kehadiran kapal perang AS di kawasan memicu peringatan keras dari Khamenei. Sementara itu, Iran mengumumkan latihan militer di sekitar Selat Hormuz yang berpotensi mengganggu jalur pelayaran global.

Secara keseluruhan, perundingan menunjukkan kemajuan awal menuju kemungkinan kesepakatan. Namun, ketegangan geopolitik dan perbedaan mendasar antara kedua pihak masih tetap tinggi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.