Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pembangunan Infrastruktur Kopdes Merah Putih Digeber Biar Nggak Molor

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 06:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembangunan Infrastruktur Kopdes Merah Putih Digeber Biar Nggak Molor Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi - Kopdes Merah Putih Bentangan Klaten, Jawa Tengah.

JAKARTA – Mempercepat pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih jadi langkah penting agar semangat kemandirian ekonomi desa tidak berhenti di tataran wacana.

Bangunan yang cepat rampung bukan sekadar soal gedung berdiri, tapi tentang menghadirkan pusat aktivitas ekonomi yang nyata—tempat warga bisa berkumpul, bertransaksi, hingga mengembangkan usaha bersama.

Semakin cepat infrastruktur koperasi tersedia, semakin cepat pula perputaran ekonomi lokal bisa berjalan. Apalagi di desa, keberadaan koperasi sering jadi penggerak utama akses permodalan dan distribusi kebutuhan pokok.

Tantangannya tentu ada pada koordinasi dan kualitas pembangunan, agar percepatan tak mengorbankan ketahanan bangunan. Pada akhirnya, pembangunan fisik yang sigap dan terukur akan memperkuat fondasi ekonomi desa secara berkelanjutan.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono meminta pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dipercepat, sehingga dapat segera beroperasi.

Dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta, Rabu (18/2), Ferry menekankan pentingnya kelancaran pembangunan fisik Kopdes Merah Putih untuk pemberdayaan ekonomi rakyat di tingkat desa.

Menkop mengungkapkan hingga saat ini sebanyak 30.336 koperasi desa sedang dalam tahap pembangunan. Namun, ia mengakui masih ada tantangan, terutama terkait ketersediaan lahan.

“Kami memahami adanya keterbatasan lahan di beberapa desa dan kelurahan. Oleh karena itu, kami akan segera menyesuaikan spesifikasi pembangunan fisik koperasi agar lebih fleksibel dan sesuai dengan kondisi lokal,” ujar Ferry dikutip dari keterangan pers kementerian.

Sebagai solusi, Ferry mengatakan Kemenkop berencana mengeluarkan kebijakan customized design atau desain fisik bangunan koperasi yang disesuaikan dengan kondisi lokal, untuk koperasi yang dibangun di desa dengan keterbatasan luas lahan.

Ia mengatakan kebijakan ini akan diteruskan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana pembangunan fisik gedung Kopdes Merah Putih.

Berdasarkan data Command Center Kemenkop, sebanyak 48.734 lahan telah dipetakan, dengan 30.336 titik dalam tahap pembangunan fisik. Dari jumlah tersebut, 1.135 titik telah rampung 100 persen.

Ferry menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak untuk mempercepat pembangunan fisik, termasuk pemerintah daerah.

“Kami berharap ada sinergi yang lebih kuat antara pusat dan daerah, terutama dalam hal pengadaan lahan dan pembangunan infrastruktur,” katanya.

Seiring pembangunan fisik, Ferry menyatakan Kemenkop juga terus menyiapkan pelatihan sumber daya manusia (SDM) agar pengurus koperasi dapat mengelola secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.