Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kawasan Hutan IKN Dijaga untuk Kota Hutan Berkelanjutan

📅 Kamis, 30 Apr 2026, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kawasan Hutan IKN Dijaga untuk Kota  Hutan Berkelanjutan Doc: Antara
Ket. Penanaman pohon di kawasan Tahura Bukit Soeharto Kilometer 65 di wilayah Provinsi Kalimantan Timur.

PENAJAM PASER UTARA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menjaga kawasan hutan untuk fondasi pembangunan IKN, ibu kota baru Indonesia yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), sebagai kota hutan berkelanjutan.

“Kolaborasi menjaga kawasan hutan terus diperkuat,” ujar Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN Myrna Safitri ketika ditanya mengenai program tanam pohon di Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu (29/4).

Ia menjelaskan bahwa menjaga kawasan hutan menjadi fondasi utama pembangunan IKN sebagai kota hutan secara berkelanjutan.

Salah satu langkah dilakukan Otorita IKN menanam 100 pohon di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto Kilometer 65 di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, dengan jenis pohon yang ditanam, antara lain gaharu, balangeran, nyatoh, meranti, dan nyamplung.

Bibit pohon yang ditanam tersebut, kata dia, hasil kolaborasi Universitas Mulawarman dan Otorita IKN, guna memperkuat fungsi ekosistem hutan, termasuk mendorong potensi pengembangan energi baru terbarukan.

Penanaman pohon juga melibatkan Satuan Tugas Penanggulangan Aktivitas Ilegal, Universitas Mulawarman, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, unsur TNI dan Polri, satuan kewilayahan di tingkat kecamatan dan desa, kejaksaan, dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tahura Bukit Soeharto.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen bersama menjaga kawasan hutan dan mencegah aktivitas ilegal, dan bentuk pengawasan bersama.

Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Sumber Daya Hayati Hutan Tropis Lembap Universitas Mulawarman Ibrahim mengatakan bahwa menjaga keberlanjutan ekosistem hutan hujan tropis sebagai penting karena memiliki nilai ekologis tinggi, di antaranya mampu menyimpan 70 persen dari vegetasi.

“Upaya rehabilitasi hutan hujan tropis di Tahura Soeharto tidaklah sederhana, terutama pada kawasan yang telah terbuka dalam waktu lama, dibutuhkan pendekatan yang tidak hanya fokus pada penanaman, tetapi juga pengamanan dan keberlanjutan kawasan,” kata dia.

Sementara itu, Kabupaten Penajam Paser Utara, juga siap menjadi mitra strategis investasi di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui proyek siap tawar (investment project ready to offer/IPRO). Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.