Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Burden Sharing Magang 20–30 Persen, Dunia Usaha Diminta Hati-Hati

📅 Kamis, 30 Apr 2026, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

“Pengusaha mengharapkan dialog lebih lanjut terkait teknis implementasinya, agar tidak memberatkan,” ujarnya.

Menurut Gatot, kebijakan ini memiliki dua sisi. Di satu sisi, kontribusi perusahaan dapat meningkatkan kualitas program magang karena mendorong pembinaan yang lebih serius. Namun di sisi lain, jika tidak disesuaikan dengan kemampuan finansial, perusahaan bisa menjadi lebih selektif bahkan enggan menerima peserta dalam jumlah besar.

“Terutama di tengah isu PHK dan penurunan ekspansi, perusahaan bisa menjadi lebih selektif,” katanya.

Evaluasi Tahap I

Sementara itu, pelaksanaan Program Magang Nasional 2025 Tahap I telah resmi ditutup setelah berlangsung sejak 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026.

Dari hasil seleksi, tercatat 16.112 peserta lolos, terdiri atas 14.952 peserta tahap 1A dan 1.160 peserta tahap 1B. Namun, jumlah peserta aktif menurun menjadi 11.949 orang.

Peserta yang menyelesaikan program selama enam bulan akan memperoleh sertifikat magang, sedangkan yang mengikuti lebih dari tiga bulan namun kurang dari enam bulan mendapatkan surat keterangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.