Update Tabrakan Maut KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi: 38 Penumpang Luka Berat Dilarikan ke 4 Rumah Sakit Berbeda
📅 Selasa, 28 Apr 2026, 00:35 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
JAKARTA - Dunia perkeretaapian Indonesia berduka menyusul insiden tabrakan hebat antara Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh korban dalam insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur mendapatkan penanganan secepat mungkin.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam pernyataan di Jakarta, Senin malam, mengatakan KAI menggandeng Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis bergerak cepat untuk memberikan pertolongan kepada seluruh korban.
Ia menyatakan 240 orang penumpang kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek dinyatakan selamat dan berhasil dievakuasi, usai mengalami insiden tabrakan dengan kereta Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.
"Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak. Hingga saat ini, sebanyak 38 penumpang KRL telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Mereka dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat, di antaranya RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi.
KAI juga menyatakan berdasarkan data sementara terdapat empat orang penumpang KRL dinyatakan meninggal dunia atas insiden tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas insiden tersebut memfokuskan untuk evakuasi para penumpang di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, setelah terjadinya insiden kecelakaan antara Kereta CommuterLine dan kereta api jarak jauh, Senin malam.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin,” katanya.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” imbuhnya.
KAI mengonfirmasi bahwa seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan.
Berdasarkan informasi yang didapat, CommuterLine sedang berhenti di jalur 1 menuju Cikarang atau arah timur. Beberapa saat kemudian, kereta jarak jauh dari arah barat memasuki jalur yang sama dan langsung menabrak CommuterLine.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!