Tren Liburan Domestik Menguat, Hotel Siap Sambut Long Weekend Mei
📅 Selasa, 28 Apr 2026, 20:43 WIB | Oleh: Haryo BronoSementara itu, Bali mencatat pertumbuhan relatif stabil sebesar 0,1 persen, sejalan dengan tingginya permintaan dasar yang sudah kuat sejak lama.
Wisatawan Semakin Mendadak Memesan Hotel
Selain jumlah pemesanan meningkat, wisatawan Indonesia juga dinilai semakin fleksibel dalam merencanakan perjalanan. Hal itu terlihat dari semakin pendeknya lead time atau jarak waktu antara pemesanan hotel dan tanggal kedatangan.
Secara nasional, rata-rata lead time turun dari 16 hari pada 2025 menjadi 15 hari pada 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lombok mengalami penurunan paling tajam, dari rata-rata 24 hari menjadi 20 hari atau turun 16 persen. Bali turun menjadi 31 hari atau minus 7,9 persen, sementara Bandung hanya 8 hari atau turun 5,4 persen.
Country Manager SiteMinder Indonesia, Fifin Prapmasari, mengatakan pola tersebut menunjukkan perubahan perilaku wisatawan domestik.
“Lebaran tahun ini tetap berakar kuat pada nilai kebersamaan keluarga, namun semakin dipengaruhi oleh keinginan menciptakan pengalaman baru, mulai dari staycation, perjalanan ke destinasi regional, hingga fleksibilitas bepergian sesuai preferensi masing-masing,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, pertumbuhan kuat di Lombok, Yogyakarta, dan Bandung memperlihatkan masyarakat mulai mencari alternatif tujuan selain destinasi utama.
Tarif Hotel Turun, Persaingan Makin Ketat
Di tengah kenaikan pemesanan, hotel-hotel di Indonesia juga menyesuaikan harga kamar sebagai bagian dari strategi menarik wisatawan domestik.
Secara nasional, rata-rata tarif harian atau average daily rate (ADR) turun 3,3 persen secara tahunan, dari Rp1,77 juta pada 2025 menjadi Rp1,71 juta pada 2026.
Bali mencatat penurunan terbesar, yakni 7,4 persen menjadi Rp2,49 juta. Yogyakarta turun 3,4 persen menjadi Rp1,29 juta, sementara Lombok turun 3,2 persen menjadi Rp1,97 juta.
Bandung menjadi satu-satunya kota yang mengalami kenaikan tarif, yakni 2,5 persen, dari Rp932 ribu menjadi Rp955 ribu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!