Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ibu Guru Ela Jadi Korban Kecelakaan KA, SDN Pulogebang 11 Berduka

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 15:55 WIB | Oleh:
Ibu Guru Ela Jadi Korban Kecelakaan KA, SDN Pulogebang 11 Berduka Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Pemakaman korban kecelakaan kereta api Stasiun Bekasi Timur di Desa Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa.

KABUPATEN BEKASI -- Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Nurlaela, guru SDN Pejagan 11 Pulogebang, Jakarta Timur yang menjadi korban kecelakaan melibatkan KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menjelaskan almarhumah tercatat sebagai PNS Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak tahun 2019 dan bertugas di SDN Pulogebang 11. Selain menjadi guru kelas 2, Nurlaela juga memegang tugas tambahan sebagai bendahara serta pengelola perpustakaan sekolah.

"Jadi almarhumah ini 2019 menjadi PNS Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tugasnya di SDN Pulogebang 11. Dedikasi almarhumah menurut kesaksian kepala sekolah, teman-temannya, beliau sangat bertanggung jawab. Jadi kita doakan Insya Allah almarhumah husnul khotimah," kata Nahdiana saat pemakaman almarhumah di Cikarang, Selasa.

Ia menyampaikan, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta menitipkan duka cita dan keprihatinan mendalam atas kepergian guru yang akrab disapa Bu Ela itu. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memastikan pendampingan bagi keluarga korban.

Selain membantu mengurus administrasi terkait status almarhumah sebagai pegawai negeri dan guru, Pemprov DKI juga akan memberi pendampingan psikososial, terutama kepada anak tunggal korban.

"Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur menitipkan semua proses administrasi dan lain-lainnya, akan kami lakukan pendampingan terhadap anak yang satu, anak tunggalnya. Kami pesankan kepada suami, ibunda dan ananda, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pendampingan, baik proses administrasi maupun psikososial," ujar Nahdiana.

Nurlaela (37) sehari-hari rutin menggunakan moda transportasi KRL untuk berangkat maupun pulang bekerja. Almarhumah dikenal sebagai pribadi pekerja keras dan pendiam. Tiga bulan lalu, Nurlaela baru menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Negeri Jakarta.

"Dia pekerja yang ulet, enggak banyak bicara, benar-benar kerja orangnya. Dia baru lulus S2 tiga bulan lalu di UNJ," kata paman korban Mulyadi.

Nurlaela meninggalkan seorang anak yang kini duduk di bangku kelas enam sekolah dasar. Almarhumah dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga, tak jauh dari rumah duka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...

Fenomena Konjungsi Bulan dan Venus

1.5 jam yang lalu | Winoto Wahyu

Rona
Fenomena Konjungsi Bulan da...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.