Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Geopark Rinjani-Lombok Berhasil Meraih 'Green Card' Kedua Kalinya dari UNESCO

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 20:47 WIB | Oleh:
Geopark Rinjani-Lombok Berhasil Meraih 'Green Card' Kedua Kalinya dari UNESCO Doc: ANTARA/Sugiharto Purnama
Ket. Lanskap tubuh Gunung Rinjani yang dilihat dari Desa Sembalun di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

MATARAM, NUSA TENGGARA BARAT- Geopark Rinjani-Lombok berhasil mempertahankan status UNESCO Global Geopark dengan meraih Kartu Hijau atau Green Card kedua kalinya dalam proses revalidasi internasional yang berlangsung di Markas Besar UNESCO di Paris, Prancis, pada 28 April 2026.

General Manager Geopark Rinjani, Qwadru Putro Wicaksono mengatakan mempertahankan status tersebut jauh lebih menantang ketimbang meraih untuk pertama kali.

"Kartu hijau kedua itu adalah pengakuan dunia atas kerja keras kolektif seluruh pemangku kepentingan di Nusa Tenggara Barat," ujarnya dalam pernyataan di Mataram, Selasa (28/4).

Qwadru mengatakan keberhasilan mempertahankan status menjadi bukti bahwa tata kelola Geopark Rinjani-Lombok tetap memenuhi standar global dalam aspek konservasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Proses revalidasi dilakukan secara menyeluruh oleh asesor UNESCO. Mereka tidak hanya menilai aspek keindahan alam, tetapi juga dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat di kawasan lingkar Gunung Rinjani.

Pengelola geopark atau taman bumi mencatat berbagai inovasi selama empat tahun terakhir, terutama di bidang edukasi melalui integrasi materi geopark ke dalam kurikulum lokal di sekolah serta penguatan literasi geologi di komunitas.

Aspek mitigasi bencana menjadi nilai tambah yang signifikan mengingat Lombok berada di kawasan rawan gempa tektonik. Integrasi pengetahuan geologi untuk keselamatan wisatawan dan penduduk lokal menjadi prioritas yang diapresiasi oleh tim asesor UNESCO.

Dalam prosesi penyerahan sertifikat di Paris, Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar menegaskan bahwa Geopark Rinjani-Lombok bukan sekadar destinasi wisata, melainkan laboratorium alam yang vital bagi ilmu pengetahuan dunia.

Ia menyebut Rinjani sebagai permata dalam jaringan taman bumi dunia yang dimiliki Indonesia.

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung promosi berbagai geopark tanah air di forum internasional. Keberhasilan Rinjani-Lombok diharapkan menjadi pemacu bagi taman bumi lain di Indonesia yang akan menghadapi proses revalidasi serupa. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.