Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamendagri Dorong Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Efisien

📅 Senin, 27 Apr 2026, 19:28 WIB | Oleh:
Wamendagri Dorong Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Efisien Doc: Puspen Kemendagri
Ket. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya

JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mendorong penguatan tata kelola pemerintahan efektif dan efisien. Hal ini disampaikan Bima dalam Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Senin (27/4).

Menurut Bima, otonomi daerah merupakan proses dinamis yang terus berkembang dan memerlukan penyempurnaan berkelanjutan. Selain itu dengan kewenangan sebagai fondasi utama dalam pelaksanaannya.

"Ada kata yang sangat lekat dengan otonomi daerah, satu kata yang menjadi ruh dari otonomi daerah. Dibandingkan dengan sistem yang lain, yaitu kewenangan," ujar Bima dalam arahannya saat menjadi Inspektur Upacara.

Namun, ia mengingatkan, kewenangan tersebut harus diiringi kapasitas dan integritas. Tujuannya agar mampu memberikan hasil yang optimal.

Bima mengatakan, otonomi daerah tidak hanya berbicara mengenai kewenangan. Karena, otonomi daerah juga bersinggungan dengan tanggung jawab dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.

Selain itu, menurut Bima, otonomi daerah juga memperkuat integritas pemerintahan. Bahkan, dipastikan pula kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia menekankan pentingnya akselerasi, sinkronisasi, dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Upaya ini juga mencakup penguatan komunikasi antara kepala daerah dan masyarakat.

"Dalam peringatan Otonomi Daerah ini, izinkan kami menyampaikan pesan dan arahan yang sering diingatkan oleh bapak presiden yaitu untuk terus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang tidak saja efektif, tetapi juga efisien," ujar dia.

Menurut Bima, efisiensi tidak hanya sebagai penghematan anggaran, melainkan sebagai pendekatan baru. Khususnya dalam mengelola pemerintahan melalui transformasi budaya kerja yang adaptif dan berorientasi pada hasil.

Sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan, Bima menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas fiskal daerah. Hal ini juga menyangkut penguatan integritas dan penyederhanaan regulasi guna mendorong inovasi di daerah.

Bima pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi. Penguatan ini dalam rangka mewujudkan otonomi daerah yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

"Selamat [Hari] Otonomi Daerah ke-30, semoga Allah mudahkan semua ikhtiar kita untuk mensejahterakan rakyat. Menghadirkan pemerintah yang efektif, dan bermanfaat bagi warganya," kata dia.

Upacara tersebut dirangkai dengan pemberian Piagam Penghargaan Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah secara nasional tahun 2025. Piagam diberikan kepada sejumlah daerah berprestasi.

Tingkat provinsi, penghargaan diberikan kepada Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Kemudian, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

52 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.