Desa Setanggor Lombok Makin Terkoneksi dan Dikenal sebagai Salah Satu Desa Wisata Berkat Kampung Internet
📅 Senin, 27 Apr 2026, 21:30 WIB | Oleh: OpikKini, kondisi itu mulai berubah. Pelaku usaha memanfaatkan internet untuk menawarkan dagangan melalui WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Sistem pembayaran non tunai melalui QRIS juga mulai digunakan.
Kamarudin menuturkan, kehadiran internet membantu pelaku UMKM memperluas pasar sekaligus mempermudah transaksi.
“Sekarang beberapa UMKM sudah memakai QRIS sebagai media pembayaran. Itu dulu cukup sulit dilakukan karena jaringan terbatas,” ujarnya.
Saat diresmikan tahun lalu, Program Kampung Internet menghadirkan 58 titik akses di Desa Setanggor. Seiring berjalannya waktu, pemerintah desa menambah enam titik secara mandiri, sehingga total kini mencapai 66 titik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Manfaat tersebut dirasakan langsung oleh warga, salah satunya Isnawati Kamariah, pedagang buah dan sembako di desa itu.
Ia mengaku sebelumnya harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk membeli paket data seluler agar bisa berjualan secara daring. Dalam sebulan, pengeluaran internetnya bisa mencapai lebih dari Rp200 ribu untuk kebutuhan promosi.
“Sebelumnya pakai data biasa. Kalau lagi ramai bisa sampai dua ratus ribu lebih. Sekarang jauh lebih hemat,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejak mendapatkan akses internet, Isnawati semakin aktif mempromosikan dagangannya melalui media sosial seperti Facebook, WhatsApp, dan Instagram.
Pembeli pun kini dapat memesan dari rumah, lalu barang diantar langsung ke lokasi tujuan. Menurutnya, jumlah pelanggan terus bertambah seiring semakin banyak orang mengenal usahanya. Pesanan bahkan pernah datang dari luar wilayah, termasuk hingga ke Kota Mataram.
Tak hanya berjualan, Isnawati juga mulai aktif sebagai kreator konten dengan melakukan siaran langsung melalui Facebook.
Koneksi yang lebih stabil membuat aktivitas promosi berjalan lebih lancar. “Kalau dulu pakai data, kadang saat siaran langsung ada telepon masuk langsung terputus. Kalau sekarang lancar,” katanya.
Manfaat Program Kampung Internet juga terasa di sektor pendidikan. SMPN 4 Praya Barat yang berada di kawasan Desa Setanggor kini memiliki akses internet yang lebih stabil untuk mendukung kegiatan belajar.
Nuraid, guru matematika sekaligus penanggung jawab sarana dan prasarana sekolah, mengungkapkan bahwa sebelumnya sekolah hanya memiliki satu jaringan internet dengan kapasitas terbatas. Saat digunakan secara bersamaan, koneksi kerap tidak stabil dan mengganggu proses belajar mengajar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!