Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Desa Setanggor Lombok Makin Terkoneksi dan Dikenal sebagai Salah Satu Desa Wisata Berkat Kampung Internet

📅 Senin, 27 Apr 2026, 21:30 WIB | Oleh:
Desa Setanggor Lombok Makin Terkoneksi dan Dikenal sebagai Salah Satu Desa Wisata Berkat Kampung Internet Doc: ANTARA/Farhan Arda Nugraha
Ket. Pedagang buah dan sembako di Desa Setanggor Isnawati Kamariah (31) sedang mempromosikan dagangannya melalui siaran langsung di media sosial Facebook.

JAKARTA - Desa Setanggor di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dikenal sebagai salah satu desa wisata yang paling berkembang di Pulau Lombok.

Bahkan, nama desa ini pernah masuk 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023, sebuah pengakuan atas potensi yang dimilikinya, seperti kekayaan budaya, kuliner khas, serta suasana pedesaan yang masih terjaga. Ragam kegiatan seni dan tradisi turut menjadi magnet bagi wisatawan yang datang berkunjung.

Namun, di balik potensi tersebut, desa itu sempat menghadapi kendala akses internet yang belum merata dan belum stabil.

Keterbatasan jaringan membuat promosi wisata berjalan kurang optimal, pelaku UMKM kesulitan memasarkan produk, dan sekolah belum leluasa memanfaatkan internet sebagai sarana pembelajaran.

Perubahan mulai terasa sekitar delapan bulan lalu, ketika Desa Setanggor menerima dukungan jaringan melalui Program Kampung Internet dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). Program ini dirancang untuk mendorong pemerataan konektivitas hingga ke pelosok desa.

Sejak saat itu, akses internet kian meluas dan menjangkau lebih banyak titik di desa. Warga pun mulai memanfaatkannya untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mengembangkan usaha, menunjang pendidikan, hingga memperkuat promosi wisata desa.

Kepala Desa Setanggor, Kamarudin, mengatakan wilayahnya sejatinya telah lama dikenal sebagai desa wisata. Namun, promosi yang sebelumnya masih dilakukan secara manual membuat jangkauannya terbatas.

“Kita memang sudah dikenal sebagai desa wisata, tetapi waktu itu agak susah dalam hal promosi. Kegiatan wisata lebih banyak dipasarkan secara manual,” katanya.

20260427212244_2.jpg

Kegiatan belajar mengajar mata pelajaran komputer di SMPN 4 Praya Barat, Desa Setanggor, Lombok Tengah. (Antara/Farhan Arda Nugraha)

Ia menjelaskan, sejak akses internet hadir, promosi kegiatan desa menjadi jauh lebih mudah melalui media sosial dan berbagai platform digital.

Dampaknya mulai terlihat dalam berbagai kegiatan yang digelar desa. Bazar kuliner dan agenda wisata kini tidak hanya dikunjungi warga sekitar, tetapi juga mampu menarik masyarakat dari luar daerah.

Selain sektor wisata, manfaat internet juga dirasakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner, warung sembako, hingga kebutuhan rumah tangga.

Sebelumnya, banyak pelaku usaha hanya mengandalkan pembeli yang datang langsung ke warung atau lapak. Promosi digital belum banyak dilakukan karena keterbatasan jaringan dan biaya paket data.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Afghanistan-Pakistan Terlib...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.