OJK Turun Tangan, Telusuri Klaim MSCI Kirim Surat Empat Kali
📅 Rabu, 11 Feb 2026, 20:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara.
JAKARTA – Kesiapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menelusuri kabar Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang disebut mengirim surat hingga empat kali mencerminkan upaya menjaga kredibilitas pasar modal sekaligus memastikan tidak ada miskomunikasi antara regulator dan lembaga global.
Klarifikasi ini penting karena menyangkut persepsi investor terhadap tata kelola pasar Indonesia. Di tengah sensitivitas sentimen global, respons cepat OJK menjadi krusial untuk meredam spekulasi, memperkuat transparansi, dan menegaskan komitmen otoritas dalam menjaga integritas serta daya tarik pasar modal nasional.
Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Hasan Fawzi mengatakan pihaknya akan menelusuri terkait dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang disebut mengirim surat hingga sebanyak empat kali kepada otoritas di Indonesia.
“Belum nih, saya sendiri baru mendengar tadi ya, tapi nanti kami coba telusuri yang beliau (Hashim Djojohadikusumo) maksudkan," ujar Hasan diwawancarai cegat di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (11/2).
Ia memastikan OJK dan Self-Regulatory Organization (SRO) terus melakukan komunikasi secara intensif dengan MSCI selama satu hingga dua minggu terakhir.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tapi intinya, teman-teman tahu sejak satu-dua minggu ini kita sangat intens melakukan tindak lanjut komunikasi, dan bahkan menyepakati pola kerja dengan MSCI yang sudah terbukti,” ujar Hasan.
Terkait surat dari MSCI yang disebut tidak direspon oleh otoritas pasar modal Indonesia, Hasan mengakui belum mengetahui secara rinci terkait hal tersebut.
“Saya belum tahu persisnya. Tapi yang pasti tindak lanjut yang diharapkan kan sekarang sudah berjalan di fase yang (sekarang) ini,” ujar Hasan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan sama, Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik memastikan tidak ada surat yang dikirimkan oleh MSCI kepada otoritas pasar modal Indonesia, termasuk ke BEI.
"Ke regulator, ke kami, tidak ada surat. Kan kami mengikuti juga dari publikasi yang disampaikan kepada publik. Kalau surat kepada pemerintah tentu kami tidak mengetahui," ujar Jeffrey.
Menurut Jeffrey, persoalan utama bukan terletak pada ada atau tidaknya surat tersebut, namun demikian, Ia menekankan arahan internal agar BEI segera mengambil langkah responsif terhadap pengumuman MSCI
"Tapi persoalannya menurut saya bukan di situ. Tapi tadi, arahan dari Pak Hashim (Djojohadikusumo) sangat clear. Kami yang baru menjabat ini harus melakukan sesuatu sesegera mungkin dan itu sedang kami lakukan," ujar Jeffrey.
Dalam acara ASEAN Climate Forum (ACF) di Gedung BEI pada hari ini, Rabu (11/06), Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo mengatakan bahwa pihak penyedia indeks global MSCI telah mengirimkan sebanyak empat surat kepada pemerintah Indonesia.
"Rupanya, Morgan Stanley mengirim empat surat, empat surat kepada pemerintah Indonesia," ujar Hashim.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!