Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perluasan Layanan, Malang Minta TransJatim Jangkau Lebih Banyak Wilayah

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 19:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perluasan Layanan, Malang Minta TransJatim Jangkau Lebih Banyak Wilayah Doc: ANTARA/ Ananto Pradana
Ket. Ilustrasi - Armada bus TransJatim melintas salah satu jalan di Kota Malang, Jawa Timur.

MALANG – Memenuhi kebutuhan akses angkutan umum di daerah merupakan langkah krusial untuk mengurangi kesenjangan mobilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Ketersediaan transportasi yang terjangkau dan andal memungkinkan masyarakat mengakses pasar, layanan kesehatan, dan pendidikan secara lebih mudah, sehingga meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup.

Di banyak wilayah, keterbatasan armada dan rute membuat biaya perjalanan tinggi dan waktu tempuh tidak efisien, yang pada akhirnya menghambat aktivitas ekonomi.

Namun, penyediaan layanan tidak cukup hanya menambah armada. Tantangan utama terletak pada keberlanjutan operasional di wilayah dengan permintaan rendah dan sebaran penduduk yang terpencar.

Karena itu, diperlukan model layanan yang fleksibel—seperti rute berbasis permintaan (demand responsive transport), subsidi tepat sasaran, serta integrasi dengan moda lain.

Dukungan digitalisasi, kemitraan dengan operator lokal, dan perencanaan berbasis data menjadi kunci agar layanan angkutan umum di daerah tidak hanya tersedia, tetapi juga efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengusulkan penambahan rute baru bus TransJatim kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, salah satunya di Jalan Soekarno-Hatta untuk memenuhi kebutuhan akses angkutan umum bagi masyarakat di daerah itu.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (26/4), mengatakan, Jalan Soekarno-Hatta menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat, karena terdapat area perkantoran, tempat hiburan, dan kampus.

"Kami sudah memberikan usulan sewaktu diskusi. Ada beberapa ruas jalan belum dijangkau TransJatim, seperti Soekarno-Hatta," kata Wahyu.

Ia menyampaikan bahwa usulan itu merupakan aspirasi langsung dari masyarakat setempat yang menginginkan adanya kemudahan dalam melaksanakan mobilitas sehari-hari.

Wahyu menuturkan tata letak halte pemerintah provinsi tetap dikomunikasikan dengan pemerintah daerah, sama seperti ketika penentuan titik pemberhentian bus TransJatim yang telah dibuka.

"Beberapa masih kami pilih supaya tidak sampai menyebabkan kemacetan. Kami akan melihat karena nanti akan banyak menggunakan lahan milik pemkot," ucap dia.

Hingga saat ini bus TransJatim baru terdapat satu koridor dengan panjang rute sekitar 52 kilometer, dari Terminal Hamid Rusdi kemudian ke Terminal Landungsari di Kabupaten Malang, dan Terminal Batu di Kota Batu.

Khusus di Kota Malang, moda transportasi tersebut saat ini telah beberapa titik strategis, seperti Stasiun Malang, Jalan Basuki Rahmat atau Kayutangan, Terminal Madyupuro, Jalan Dinoyo, dan Jalan Veteran dengan load factor atau rasio kapasitas layanan mencapai 61 persen per hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.