Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bengkulu Usul Gepeng Ikut Sekolah Rakyat

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 16:14 WIB | Oleh:
Pemkot Bengkulu Usul Gepeng Ikut Sekolah Rakyat Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Pemerintah Kota Bengkulu saat melakukan sosialisasi kepada masyarakat di kawasan Pasar Panorama Kota Bengkulu, Sabtu (25/4).

KOTA BENGKULU -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, mengusulkan agar anak jalanan, gelandangan, dan pengemis (gepeng) yang masih anak-anak agar dapat mengikuti Program Sekolah Rakyat.

Usulan tersebut dilakukan agar anak-anak jalanan yang seharusnya masih mengenyam pendidikan mendapatkan penanganan pendidikan jangka panjang dari pemerintah.

"Jika memang mereka membutuhkan bantuan, pemerintah siap menampung dan membina melalui program yang ada. Tujuannya agar mereka bisa memiliki kehidupan yang lebih layak tanpa harus kembali ke jalan," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu Afriyenita di Bengkulu, Sabtu.

Untuk itu pihaknya terus mengintensifkan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2017 tentang penanganan anak jalanan, gelandangan, dan pengemis (gepeng).

Hal tersebut dilakukan guna menekan jumlah gepeng, kata dia, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi memberikan bantuan secara langsung di jalan.

Pihaknya juga turun langsung ke lapangan melakukan penyisiran untuk mendata dan menindaklanjuti keberadaan gepeng di sejumlah titik di Kota Bengkulu.

Untuk kebiasaan memberi uang atau bantuan secara langsung, menurut dia, berpotensi menimbulkan ketergantungan bagi para gepeng. Hal itu dinilai dapat menghambat upaya pemerintah dalam melakukan pembinaan serta pemberdayaan agar mereka bisa mandiri.

Selain itu Dinas Sosial Kota Bengkulu juga mengingatkan bagi masyarakat yang kedapatan melanggar ketentuan perda tersebut dapat dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Afriyenita mengimbau agar masyarakat menyalurkan bantuan sosial melalui lembaga resmi atau program pemerintah agar tepat sasaran.

Dengan langkah sosialisasi yang terus digencarkan, pihaknya  berharap penanganan anak jalanan, gelandangan, dan pengemis dapat berjalan lebih efektif, sekaligus menciptakan ketertiban dan kenyamanan di ruang publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.