Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Kuningan Pastikan Dua Varietas Tembakau Lokal Tersertifikasi

📅 Sabtu, 25 Apr 2026, 21:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Kuningan Pastikan Dua Varietas Tembakau Lokal Tersertifikasi Doc: ANTARA
Ket. Tampilan dua varietas tanaman tembaku di Kuningan, Jawa Barat, yang telah mengantongi sertifikat TDVT Kementan.

KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memastikan dua varietas tembakau lokal asal daerah tersebut telah tersertifikasi melalui penerbitan Tanda Daftar Varietas Tanaman (TDVT) dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, di Kuningan, Sabtu (25/4), mengatakan capaian tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing petani sekaligus melindungi kekayaan genetik lokal.

Ia menyampaikan dua varietas yang dimaksud yakni Liong dan Genjah Lilin, sehingga total varietas tembakau bersertifikat asal Kuningan kini menjadi empat.

“Dengan empat varietas bersertifikat, kita sedang membangun fondasi kuat agar petani tidak hanya menjadi produsen, tetapi naik kelas menjadi pelaku usaha yang memiliki daya saing,” katanya.

Ia menuturkan sertifikasi varietas menjadi instrumen penting, dalam meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas.

Varietas bersertifikat, kata dia, memiliki posisi tawar yang lebih kuat dan hal tersebut menjadi bagian dari strategi besar agar petani Kuningan bisa berkembang.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kuningan Wahyu Hidayah mengatakan varietas Liong dan Genjah Lilin telah melalui tahapan verifikasi teknis dan administratif sebelum mendapatkan pengakuan negara.

Kedua varietas tersebut, lanjut dia, lahir dari petani lokal dan telah melalui proses panjang hingga diakui negara.

“Hal ini menegaskan inovasi pertanian Kuningan berbasis pada kekuatan lokal yang nyata,” ujarnya.

Ia menjelaskan proses tersebut meliputi identifikasi karakter, kestabilan, serta kemampuan adaptasi terhadap lingkungan.

Wahyu menyebutkan varietas Liong berasal dari Desa Gewok, sedangkan Genjah Lilin dari Desa Sukadana, serta dua varietas lainnya Molegede dan Paliken dari Desa Karanganyar yang lebih dulu terdaftar pada 2024.

Berdasarkan data 2025, kata dia, luas tanam tembakau di Kuningan mencapai 150 hektare dengan luas panen 150 hektare, menghasilkan produksi 209,01 ton dan produktivitas sebesar 1.393,40 kilogram per hektare.

“Dengan perlindungan hukum yang jelas, kita bisa mendorong pemanfaatan varietas ini secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Olahraga
PLN Genjot Energi Surya di ...
Luar Negeri
Tiongkok Kembangkan Misil H...
Megapolitan
Jakarta Rabu Pagi Diprediks...
Luar Negeri
AS Hapus Suriah dari Daftar...
Rial Iran Terjun Bebas Tembus 2 Juta per Dollar AS, Uang Kertas Kian Tak Berharga

Rial Iran Terjun Bebas Tembus 2 Juta per Dollar AS, Uang Kertas Kian Tak Berharga

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.