Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Revolusi Basket, FIBA Ubah Aturan Main Mulai Oktober, Pemain Tukang 'Drama' Bakal Gigit Jari

📅 Jumat, 24 Apr 2026, 02:35 WIB | Oleh:
Revolusi Basket, FIBA Ubah Aturan Main Mulai Oktober, Pemain Tukang 'Drama' Bakal Gigit Jari Doc: ANTARA/laman/fiba.com/Donny Aditra (ANTARA)
Ket. Tangkapan layar pengumuman FIBA terkait FIBA Safeguarding Toolkit dan FIBA Safeguarding Excellence, Jakarta, Selasa (30/9/2025, 00.35 WIB).

JAKARTA - Dewan Pusat (Central Board) Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) secara resmi menyetujui perubahan substansial pada aturan resmi bola basket yang akan mulai diberlakukan pada 1 Oktober 2026. 

Perubahan ini mencakup pembaruan sistem teknologi instant replay untuk meninjau pelanggaran goaltending serta klasifikasi baru pada pelanggaran teknis (technical foul) guna meningkatkan integritas pertandingan. Langkah ini diambil sesaat setelah perhelatan Piala Dunia Bola Basket Putri 2026 di Jerman berakhir, sebagai bagian dari upaya FIBA untuk memodernisasi regulasi dan memberikan kejelasan hukum yang lebih tegas di atas lapangan, terutama dalam fase krusial dua menit terakhir pertandingan.

FIBA juga memperjelas definisi continuous movement dan aksi menembak, guna mengurangi praktik pemain yang berusaha memancing pelanggaran saat melakukan gerakan menuju ring.

Selain itu, dewan pusat telah memperkenalkan dua kategori technical foul berdasarkan tingkat pelanggaran. Salah satu kategori dapat berkontribusi terhadap diskualifikasi pemain, sementara kategori lainnya tidak.

Aturan baru juga mengganti istilah unsportsmanlike foul dengan konsep disruption foul dan flagrant foul.

Dalam sisi kompetisi, FIBA menerima laporan terkait Window 2 Kualifikasi Piala Dunia Bola Basket 2027 yang telah selesai digelar pada Maret. Window 3 yang berlangsung pada Juni hingga Juli akan menentukan tim yang lolos ke putaran kedua.

Central Board turut menyetujui pembatasan jumlah pertandingan pemanasan menjadi maksimal dua laga selama Window 4 kualifikasi.

FIBA juga menyampaikan keyakinan bahwa persiapan Piala Dunia 2027 di Qatar berjalan sesuai rencana, meski kawasan Timur Tengah menghadapi dinamika geopolitik.

Dengan waktu sekitar 16 bulan menuju turnamen, FIBA menilai ajang tersebut tetap dapat berlangsung aman dan sukses sesuai jadwal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.