Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendes PDT: Pentingnya Kolaborasi Selesaikan Berbagai Persoalan Desa

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 16:10 WIB | Oleh:
Mendes PDT: Pentingnya Kolaborasi Selesaikan Berbagai Persoalan Desa Doc: ANTARA/Nur Amalia Amir
Ket. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI Yandri Susanto menghadiri kegiatan Peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan dan Deklarasi Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (4/1).

PALU -- Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI Yandri Susanto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga dalam menyelesaikan berbagai persoalan desa.

“Kementerian Desa selalu berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga untuk memastikan semua persoalan di desa kita hadapi secara guyub. Bersatu saja belum tentu kuat, apalagi jika tercerai-berai,” katanya saat menghadiri kegiatan Peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan dan Deklarasi Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu.

Ia mengatakan deklarasi Desa Bersih Narkoba dan peresmian Pos Bantuan Hukum desa dan kelurahan merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam mengurai persoalan di tingkat desa secara bersama-sama.

Ia mengapresiasi peran Badan Narkotika Nasional dalam mendorong Desa Bersinar serta Kementerian Hukum yang telah menggagas Posbankum desa dan kelurahan sebagai solusi penyelesaian persoalan hukum masyarakat desa.

Pada kesempatan itu, ia juga menegaskan kepada para kepala desa bahwa pemerintah pusat tidak mengambil dana desa, melainkan akan dikembalikan kepada desa dengan mekanisme pengelolaan yang berbeda.

“Dana desa tidak diambil oleh pusat dan tidak digunakan oleh pemerintah pusat. Dana itu pasti dikembalikan kepada desa, tetapi dengan cara pengelolaan yang berbeda,” katanya.

Menurut dia, kebijakan tersebut sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, salah satunya melalui Koperasi Desa Merah Putih sebagai program strategis nasional.

Ia mengatakan bahwa keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih menjadi tanggung jawab bersama karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat desa, termasuk peningkatan pendapatan asli desa dan kesejahteraan warga.

“Sekali lagi, dana desa itu tidak kita ambil ke pusat, tapi akan kita kembalikan dalam bentuk bangunan, gerai. Kemudian gudang, mobil truk, mobil pick-up, motor tiga, dan lengkap isinya Koperasi Desa Merah Putih untuk dioperasikan di semua desa di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kementerian Desa juga telah menerbitkan Peraturan Menteri Desa Nomor 16 Tahun 2025 tentang petunjuk penggunaan operasional atas penggunaan dana desa 2026 untuk para kepada desa menentukan program sesuai kebutuhan masing-masing melalui musyawarah desa.

Untuk itu, ia mengajak seluruh kepala desa untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan program tersebut dan terus berdialog apabila terdapat persoalan dalam pelaksanaan program desa.

“Kalau ada persoalan, mari kita diskusikan dan carikan solusi terbaik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.