Kaum Muda Makassar Bantu UMKM
📅 Jumat, 24 Apr 2026, 06:19 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
MAKASSAR – Para pelaku usaha keil dan mikro mendapat bantuan komunitas pemuda Makassar. Mereka menghadirkan inovasi teknologi berupa aplikasi yang dapat membalas pesan (chat) secara otomatis untuk mendukung peningkatan penjualan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.
"Aplikasi berbasis AI ini untuk mengatasi kendala komunikasi dengan pelanggan yang kian meningkat di era digital," kata Business Consultant Bisachat AI, Nurhaliza A. Arief di Makassar, Kamis.
Dia mengatakan lonjakan penggunaan WhatsApp sebagai kanal utama bisnis memunculkan tantangan baru, terutama terkait penumpukan pesan dan lambatnya respons yang dapat menghambat penjualan.
Kondisi ini dinilai berpotensi menyebabkan hilangnya peluang penjualan di tengah persaingan yang semakin ketat.
Melihat fenomena tersebut, kelompoknya sejak Juni 2025 mengembangkan platform berbasis kecerdasan buatan bernama "Bisachat AI".
Sebaiknya Anda baca juga:
Aplikasi ini dirancang untuk membantu pelaku usaha mengelola percakapan pelanggan secara lebih efisien melalui fitur balas chat otomatis.
Nurhaliza mengungkapkan bahwa banyak bisnis memiliki permintaan pasar yang tinggi, namun belum mampu mengelola komunikasi pelanggan secara optimal.
“Banyak chat yang tidak terbalas atau terlambat direspons, padahal itu berpotensi menjadi transaksi. Di situlah masalah utamanya,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, penggunaan WhatsApp kini tidak lagi menjadi sarana komunikasi tambahan, melainkan juga bagian penting dalam proses pemasaran hingga transaksi.
Namun, peningkatan jumlah pesan sering kali tidak diimbangi dengan kapasitas sumber daya manusia. Sebagai solusi, Bisachat AI menghadirkan sistem yang mampu merespons pesan pelanggan secara otomatis dan cepat, bahkan di luar jam operasional.
Pelatihan Pengemasan
Sementar itu, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok memberikan pelatihan pengemasan produk bagi puluhan warga dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan.
“Kemasan yang eye catching akan menarik perhatian konsumen, kami berikan pelatihan membuat desain kemasan produk yang menarik,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro pada DKUM Kota Depok, Yati Sumiyati di Depok, Kamia.
Ia mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan peran perempuan dalam mendukung perekonomian keluarga. Sekaligus memperkuat kapasitas pelaku UMKM di wilayah sekitar.
Hal itu sejalan dengan arahan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI melalui program Ruang Bersama Indonesia (RBI).
Pelatihan tersebut, ia mengatakan diikuti 30 peserta yang merupakan perwakilan warga di Kelurahan Pengasinan. Mereka mayoritas aktif dalam kegiatan ekonomi kreatif dan usaha rumahan.
Berbagai jenis produk telah diciptakan UMKM setempat, di antaranya ting-ting keju, ranting keju, empon-empon, dan olahan bayam brazil yang menjadi unggulannya.
“Alhamdulillah kemasan produk unggulan UMKM disini sudah bagus, nanti kami akan bantu dari sisi pemasarannya juga,” kata Yati.
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan terus memberikan dukungan bagi pengembangan UMKM. Dukungan itu antara lain melalui pelatihan, pendampingan, serta kemitraan dengan berbagai pihak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!