Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imigrasi Ungkap Penyebab Kematian WNA Inggris di Ruang Detensi Depok

📅 Jumat, 24 Apr 2026, 09:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Imigrasi Ungkap Penyebab Kematian WNA Inggris di Ruang Detensi Depok Doc: ANTARA
Ket. Dirjen Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Hendarsam Marantoko.

TANGERANG - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyebutkan bahwa seorang warga negara asing (WNA) laki-laki asal Inggris berinisial DJR (53) yang meninggal di Ruang Detensi Kantor Imigrasi Depok, Jawa Barat, akibat bunuh diri.

"Ya sekarang perkembangannya bahwa sebenarnya beliau almarhum WNA Inggris itu, memang meninggal bunuh diri di dalam," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Hendarsam Marantoko, di Tangerang, Jumat (24/4).

Ia menyebutkan berdasarkan hasil investigasi dan autopsi forensik bahwa penyebab kematian seorang WN Inggris ini diduga kuat mengarah kepada akibat bunuh diri. Namun, dalam hal ini, dia tidak menjelaskan secara rinci perihal cara korban melakukan aksi nekat tersebut.

"Sudah, sudah kita investigasi. Sudah juga diautopsi, jadi memang murni bunuh diri," ucapnya.

Hendarsam juga mengungkapkan dugaan lainnya bahwa almarhum warga asing ini telah mengalami depresi sebab ia baru menjalani penahanan sementara selama dua hari di Ruang Detensi akibat pelanggaran izin tinggal.

"Kalau mungkin dia sudah tiga bulan, atau empat bulan, mungkin kan beda lagi motifnya. Karena dia baru dua hari, ada kemungkinan depresi," ujarnya.

Sebelumnya almarhum diamankan oleh petugas pada 20 April 2026 dalam rangka pemeriksaan keimigrasian. Kemudian, pada hari Selasa (21/4) terdapat laporan yang bersangkutan telah dalam keadaan tak sadarkan diri di kamar mandi ruang detensi.

​"Sebenarnya waktu itu sedang lagi proses untuk dilakukan pengeluaran kepada WNA terkait (keluar dari rumah detensi). Dan itu lagi proses," tuturnya.

Ia menjelaskan atas peristiwa tersebut pihak keluarga dari WN Inggris yang berada di Indonesia telah diinformasikan Imigrasi Depok mengenai insiden yang terjadi.

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan keluarga perihal penanganan dan prosesi pemakaman jenazah.

"Nanti kita diskusikan dengan keluarga. Kan keluarganya ada anaknya di sini (Indonesia). Apakah dibawa ke sana (negara asal) atau dimakamkan di sini," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.