Awas, Kepala Desa yang Malas Berubah Bakal Ketinggalan, Digitalisasi Desa Kerinci Dimulai
📅 Jumat, 24 Apr 2026, 02:50 WIB | Oleh: AlfredKABUPATEN KERINCI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci, Provinsi Jambi, tengah mengakselerasi transformasi digitalisasi di tingkat pemerintahan desa guna menghadirkan tata layanan publik yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Bupati Kerinci, Monadi, menegaskan bahwa peralihan dari sistem konvensional menuju layanan berbasis digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan zaman.
Melalui langkah konkret ini, pengelolaan data kependudukan hingga akses informasi pembangunan desa diharapkan menjadi lebih efisien dan dapat dijangkau secara terbuka oleh masyarakat luas, sekaligus memangkas birokrasi yang selama ini dinilai masih kaku di tingkat akar rumput.
"Ini bukan hanya acara seremonial, tetapi langkah konkret untuk menghadirkan pelayanan terbaik dan modern bagi masyarakat desa," kata Bupati Kabupaten Kerinci Monadi di Kerinci, Kamis.
Menurut dia, digitalisasi menjadi kebutuhan mendesak mengikuti perkembangan teknologi yang pesat, menuntut pemerintah desa untuk segera beradaptasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Itu Karena digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga menciptakan sistem pelayanan yang cepat, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat, ujar dia.
Melalui transformasi layanan administrasi desa diharapkan menjadi lebih efisien khususnya dalam mengelola data kependudukan secara lebih tertata, serta informasi pembangunan dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat.
Selain itu, lanjutnya, percepatan digitalisasi diyakini terhadap perekonomian desa, karena kemampuan teknologi dinilai mampu membuka akses pemasaran yang lebih luas bagi produk pertanian, UMKM, hingga potensi wisata desa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan, sebagai bentuk keseriusan daerah Pemkab Kerinci telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya peningkatan infrastruktur teknologi dan akses internet desa, pelatihan dan pendampingan aparatur desa.
Pengembangan layanan administrasi berbasis digital, integrasi data desa untuk perencanaan pembangunan, serta promosi potensi desa melalui platform digital.
Langkah itu juga diarahkan untuk meningkatkan nilai sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) di Kabupaten Kerinci.
Monadi menegaskan bahwa penandatanganan komitmen harus diikuti dengan pelaksanaan nyata di lapangan agar tidak berhenti pada simbolis semata.
Ia juga mengajak para kepala desa untuk tidak ragu menghadapi perubahan, melainkan menjadikan digitalisasi sebagai peluang meningkatkan kualitas pelayanan.
"Komitmen ini adalah janji kepada masyarakat harus diwujudkan dengan kerja nyata. Digitalisasi desa menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menghadirkan transparansi," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!