Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Pemkot Cirebon Jajal Drone, Efisiensi Semprot Pestisida Masuk Era Baru

26 Kamis, 23 Apr 2026, 19:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Cirebon Jajal Drone, Efisiensi Semprot Pestisida Masuk Era Baru Pemkot Cirebon Jajal Drone, Efisiensi Semprot Pestisida Masuk Era Baru Doc: ANTARA/ HO-DKP3 Kota Cirebon.
Ket. Petugas DKP3 saat melaksanakan uji coba drone untuk menyemprotkan pestisida nabati di lahan sawah di Kota Cirebon, Jawa Barat.

CIREBON – Penggunaan drone untuk penyemprotan pestisida menandai percepatan adopsi teknologi dalam sektor pertanian, terutama dalam meningkatkan efisiensi dan presisi.

Dengan kemampuan menjangkau area luas dalam waktu singkat serta mengatur dosis secara lebih akurat, drone dapat menekan pemborosan bahan kimia sekaligus mengurangi paparan langsung petani terhadap zat berbahaya.

Namun, efektivitas teknologi ini bergantung pada kesiapan infrastruktur, keterampilan operator, serta regulasi yang jelas terkait penggunaan udara rendah. Selain itu, biaya investasi awal yang relatif tinggi masih menjadi kendala bagi petani kecil.

Karena itu, dukungan pembiayaan, pelatihan, dan skema kemitraan menjadi kunci agar pemanfaatan drone tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga mendorong transformasi pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) setempat melakukan uji coba penggunaan drone untuk penyemprotan pestisida nabati di lahan sawah guna meningkatkan efisiensi kerja petani.

Kepala DKP3 Kota Cirebon Elmi Masruroh saat dikonfirmasi di Cirebon, Kamis (23/4), mengatakan uji coba tersebut merupakan pemanfaatan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa satu unit drone dari Kementerian Pertanian.

“Bantuan dari Kementerian Pertanian, Kota Cirebon mendapat satu drone yang digunakan untuk mendukung kegiatan pertanian agar lebih efektif dan efisien,” katanya.

Menurut dia, penggunaan drone dinilai mampu mempercepat proses penyemprotan dibandingkan metode manual yang selama ini dilakukan petani menggunakan alat semprot tangan.

Ia menjelaskan satu unit drone dapat digunakan untuk menyemprot lahan seluas sekitar 7-8 hektare, dalam satu kawasan dengan hanya dikendalikan oleh satu operator.

“Kalau pakai drone, satu orang yang mengendalikan bisa menyelesaikan penyemprotan sampai 7 sampai 8 hektare dalam satu kawasan,” ujarnya.

Uji coba penggunaan drone tersebut, kata dia, telah dilakukan pada Selasa (21/4) di salah satu lahan sawah yang dikelola kelompok tani di Kota Cirebon.

Ia menyebut respons petani terhadap penggunaan teknologi tersebut cukup positif, karena dinilai memudahkan pekerjaan dan mengurangi beban tenaga kerja.

“Petani senang karena tidak perlu turun langsung ke sawah untuk menyemprot, cukup dari atas menggunakan drone,” katanya.

Dalam uji coba pertama, lanjut Elmi, penyemprotan dilakukan menggunakan pestisida nabati yang bersifat organik sehingga aman untuk lingkungan.

Ia menuturkan pestisida yang digunakan merupakan produk yang sudah tersedia di pasaran dalam bentuk kemasan siap pakai, yang kemudian dicampur dengan air sebelum digunakan.

Ia menambahkan, drone tersebut dikelola oleh Brigade Alsintan DKP3 dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh kelompok tani di Kota Cirebon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Melemah, Pa...
Ekonomi
Garuda Belum Beres, Merger ...
Ekonomi
SKK Migas Gaspol, Potensi 1...
Megapolitan
Pemkot: Kekeringan Masih Me...
Ekonomi
ADBI Ingatkan RI, UKM Forma...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang akan Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2026

Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang akan Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2026

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.