Pemkot: Kekeringan Masih Melanda Sebagian Wilayah Tangerang
Senin, 26 Okt 2026, 17:12 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Diskominfo/ZIDAN FEBRIANSYAH
TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus bersiaga memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan yang masih melanda sejumlah wilayah. Hampir 10 armada tangki air dikerahkan setiap hari dengan total distribusi mencapai sekitar 40 ribu liter air bersih untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran air bersih melibatkan Perumda Tirta Benteng (PDAM), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kolaborasi lintas instansi ini dilakukan untuk memastikan distribusi air bersih dapat menjangkau permukiman yang mengalami keterbatasan pasokan air.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menyampaikan upaya pemenuhan kebutuhan air bersih terus dilakukan melalui koordinasi dengan instansi terkait. Kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari respons pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.
“Dari total distribusi harian tersebut, PDAM mengerahkan lima mobil tangki dengan kapasitas penyaluran sekitar 20 ribu liter air bersih. Sementara itu, dukungan armada BPBD dan DLH melengkapi distribusi hingga mencapai sekitar 40 ribu liter setiap harinya,” ungkap Mahdiar, Senin (26/10).
Berdasarkan data penyaluran Senin (26/10), distribusi air bersih menjangkau sembilan titik di Kecamatan Pinang. Lokasi tersebut meliputi empat titik di Kelurahan Kunciran Jaya, dua titik di Kelurahan Cipete, dua titik di Kelurahan Panunggangan Utara, serta satu titik di Kelurahan Pakojan.
Di Kelurahan Kunciran Jaya, penyaluran dilakukan di RT 02/RW 02, RT 03/RW 02, RT 04/RW 03, dan RT 05/RW 03 dengan dukungan armada DLH. Sementara itu, distribusi melalui PDAM menjangkau wilayah Kelurahan Cipete, Kelurahan Panunggangan Utara, dan Kelurahan Pakojan.
”Khusus di Kelurahan Cipete, penyaluran air bersih di RT 03/RW 04 untuk sementara dilakukan melalui musala setempat agar masyarakat lebih mudah mengakses pasokan air. Penyaluran di titik lainnya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi wilayah masing-masing,” tutur dia.
Mahdiar mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar segera melaporkan kondisi tersebut kepada petugas. Informasi yang disampaikan masyarakat akan membantu proses koordinasi dan penentuan kebutuhan distribusi di lapangan.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan suplai air bersih atau ingin melaporkan kondisi kekeringan dapat menghubungi Call Center BPBD Kota Tangerang di nomor 021-5582-144. Layanan tersebut aktif selama 24 jam sehingga masyarakat dapat menyampaikan laporan kapan pun dibutuhkan. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!