Iran Sita Dua Kapal di Selat Hormuz Setelah Gencatan Senjata Diperpanjang
📅 Kamis, 23 Apr 2026, 11:47 WIB | Oleh: Tim PenulisDUBAI – Pasukan Iran menargetkan tiga kapal kontainer pada hari Rabu (22/4), dan menyita dua di antaranya, menurut lembaga pemantau keamanan global dan Garda Revolusi negara itu.
Insiden ini merupakan yang terbaru dan mengancam jalur perdagangan penting dalam perang di Timur Tengah.
Badan keamanan maritim Inggris, UKMTO, mengatakan sebuah kapal perang Iran menembaki kapal kontainer di lepas pantai Oman pada hari Rabu, sementara sebuah kapal di lepas pantai Iran juga ditembaki.
Garda Revolusi Iran (IRGC) secara terpisah mengatakan pasukan angkatan laut mereka menghentikan dua kapal yang mencoba menyeberangi Selat Hormuz dan mengarahkan mereka ke perairan Iran.
Mereka dituduh melanggar blokade rute tersebut, yang diberlakukan dalam perang Timur Tengah yang meletus pada 28 Februari dengan serangan AS dan Israel terhadap Iran.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kapten kapal kontainer melaporkan kapal tersebut didekati oleh sebuah kapal perang IRGC... yang kemudian menembaki kapal tersebut, yang menyebabkan kerusakan parah pada anjungan. Tidak ada kebakaran atau dampak lingkungan yang dilaporkan," kata Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO).
Insiden tersebut terjadi 15 mil laut di timur laut Oman dan seluruh awak kapal selamat.
Menurut perusahaan keamanan maritim Inggris, Vanguard Tech, kapal tersebut berlayar di bawah bendera Liberia dan "telah diberitahu bahwa mereka memiliki izin untuk melintasi Selat Hormuz".
Sebaiknya Anda baca juga:
Kantor berita Iran, Tasnim, mengatakan kapal tersebut telah "mengabaikan peringatan dari angkatan bersenjata Iran".
IGRC mengatakan angkatan lautnya "pagi ini mengidentifikasi dan menghentikan dua kapal yang melanggar aturan di Selat Hormuz".
Dalam sebuah pernyataan, disebutkan bahwa kapal-kapal tersebut "disita oleh pasukan angkatan laut IRGC dan diarahkan ke pantai Iran".
IRGC menyebutkan dua kapal yang disita itu, MSC-Francesca dan Epaminondas, demikian dilaporkan stasiun televisi Iran IRIB di Telegram.
Tuduhan itu menyebutkan bahwa kapal Francesca terkait dengan Israel, sementara kapal Epaminonda tidak memiliki "izin yang diperlukan" dan telah "memanipulasi sistem navigasi".
Platform pelacakan kapal MarineTraffic menunjukkan kedua kapal tersebut -- keduanya kapal kontainer -- berhenti di dekat pantai Iran pada hari Rabu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!