Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Bengkulu Tegaskan Seluruh OPD Wajib Bebas Pungli dan Gratifikasi demi Pelayanan Publik Bersih

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 16:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Bengkulu Tegaskan Seluruh OPD Wajib Bebas Pungli dan Gratifikasi demi Pelayanan Publik Bersih Doc: Antara
Ket. Kegiatan penandatanganan perjanjian komitmen anti pungli, suap dan gratifikasi di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu di Bengkulu, Rabu. (22/4).

Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib bebas dari tindakan pungutan liar (pungli) dan gratifikasi dalam setiap pelayanan publik.

"Tidak ada pungli dalam setiap pelayanan di OPD masing-masing dan tidak ada gratifikasi," kata Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Rabu (22/4).

Penegasan tersebut disampaikan Herwan saat penandatanganan surat pernyataan komitmen anti pungli dan gratifikasi di halaman Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu.

Kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari surat edaran Gubernur Bengkulu Helmi Hasan sebagai langkah konkret dalam mencegah praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Herwan menekankan komitmen yang telah ditandatangani tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan.

Dia mengingatkan seluruh jajaran OPD agar menjaga integritas dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pelayanan publik yang bersih menjadi salah satu kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Dengan langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengharapkan seluruh OPD dapat memberikan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu Desman Siboro menyatakan pihaknya siap menjalankan komitmen tersebut secara konsisten.

"Tentu kami akan melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap seluruh kegiatan pelayanan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta berupaya menjalankannya secara maksimal," ujar Desman Siboro.

Dia menambahkan pengawasan internal akan diperkuat untuk memastikan tidak ada celah terjadinya praktik pungli maupun gratifikasi di lingkungan instansi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Kemenkes: 3 Juta Orang Terp...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.