Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Perlu Genjot Lagi, 120 Tukang Becak Lansia di Cianjur Ketiban Rezeki Becak Listrik Prabowo

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 02:25 WIB | Oleh:
Tak Perlu Genjot Lagi, 120 Tukang Becak Lansia di Cianjur Ketiban Rezeki Becak Listrik Prabowo Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menerima 120 unit becak listrik bantuan Presiden RI yang akan disalurkan pada penerima di sejumlah kecamatan di Cianjur, Rabu (9/9).

CIANJUR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur menerima 120 unit becak listrik bantuan Presiden RI Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Rabu (9/9). 

Kepala Bidang Angkutan Dishub Cianjur Sri Mulyani Rahayu di Cianjur, mengatakan jumlah becak listrik yang diterima melebihi data awal sebanyak 80 orang penerima yang telah diverifikasi.

Kami mengajukan sekitar 80 orang calon penerima, namun Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) yang melakukan survei langsung ke lapangan, sehingga kami menerima sebanyak 120 unit becak listrik,” kata Sri.

Penyerahan becak listrik kepada penerima belum dapat dipastikan karena masih menunggu jadwal dari pihak YGSN. Sebelum diserahkan, becak listrik akan dipasangi stiker dan selanjutnya para calon penerima mengikuti pelatihan.

Dia menjelaskan setelah data awal dikumpulkan dari Dishub Cianjur, pihak yayasan kembali melakukan pendataan dan survei ke lapangan. Dari hasil survei, jumlah calon penerima becak listrik bertambah menjadi 120 orang.

Program bantuan tersebut merupakan bagian dari penyaluran becak listrik bantuan Presiden RI ke berbagai kabupaten dan kota di Indonesia termasuk ke Cianjur, dengan jumlah total yang disalurkan sebanyak 70 ribu unit.

Di Jawa Barat, daerah yang sudah menerima bantuan di antaranya adalah Kabupaten Sukabumi dan Cianjur, namun belum disalurkan kepada para calon penerima. Hal itu berbeda dengan Cirebon, yang telah menyalurkan becak listrik kepada para penerima.

"Penerima bantuan diprioritaskan penarik becak yang berusia di atas 55 tahun berdasarkan hasil survei di lapangan, setelah keluar jadwal pelatihan kepada para pembecak, baru (becak itu) dibagikan,” katanya.

Sri berharap kehadiran becak listrik dapat membantu meringankan beban para penarik becak yang selama ini menggunakan becak konvensional di sejumlah wilayah di Cianjur, sehingga penghasilan mereka diprediksi meningkat dan perekonomian mereka membaik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.