Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Open, Momentum Hidupkan Gairah Ekosistem Bulu Tangkis RI

📅 Senin, 01 Jun 2026, 18:05 WIB | Oleh:
Indonesia Open, Momentum Hidupkan Gairah Ekosistem Bulu Tangkis RI Doc: ANTARA/Fauzan
Ket. Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) M. Fadil Imran menyampaikan keterangan dalam konferensi pers jelang BWF World Tour Super 1000 Indonesia Open 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (1/6).

JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 menjadi momentum untuk menghidupkan kembali gairah ekosistem bulu tangkis Indonesia melalui penyelenggaraan turnamen kelas dunia yang memadukan aspek prestasi, pembinaan, hiburan, dan dukungan industri olahraga nasional.

Ketua Umum PP PBSI M. Fadil Imran mengatakan turnamen level BWF World Tour 1000 itu bukan sekadar ajang kompetisi bagi para pemain elite dunia, melainkan panggung bersama bagi seluruh unsur bulu tangkis Indonesia.

"Kami bersyukur dan mengapresiasi dukungan seluruh mitra strategis, sponsor, klub, pelatih, atlet, media, komunitas, dan para pecinta bulu tangkis yang terus berjuang bersama mendukung kemajuan bulu tangkis Indonesia," kata Fadil dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (1/6).

Indonesia Open 2026 akan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 2-7 Juni. Sebanyak 248 atlet dari 22 negara akan bersaing memperebutkan total hadiah sebesar 1,45 juta dolar AS (sekira 25,8 miliar rupiah).

Fadil mengungkapkan Indonesia Open menjadi contoh nyata pentingnya semangat gotong royong dalam menjaga denyut bulu tangkis nasional.

"PBSI adalah rumah besar bulu tangkis Indonesia. Karena itu kami percaya keberhasilan penyelenggaraan turnamen sebesar Indonesia Open tidak pernah dibangun oleh satu pihak saja, tetapi oleh semangat gotong royong seluruh ekosistem," ujar Fadil.

Ia mengatakan sponsor berperan menghadirkan penyelenggaraan berstandar dunia, PBSI menjaga arah pembinaan dan tata kelola, atlet mendapatkan panggung terbaik, sedangkan masyarakat memperoleh pengalaman menyaksikan bulu tangkis secara langsung.

Fadil menambahkan keberhasilan penyelenggaraan dan prestasi harus berjalan beriringan. PBSI, kata dia, tetap menempatkan pembinaan dan regenerasi atlet sebagai pekerjaan besar menuju berbagai agenda penting, termasuk Asian Games 2026 dan Olimpiade Los Angeles 2028.

"Event yang baik dan pembinaan yang kuat harus berjalan beriringan," kata Fadil.

Indonesia akan menurunkan sejumlah pemain terbaiknya dalam turnamen tersebut, antara lain Jonatan Christie, Putri Kusuma Wardani, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Amallia Cahya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Alwi Farhan, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

Fadil turut mengapresiasi perkembangan positif sejumlah wakil Indonesia dalam turnamen terakhir, termasuk pencapaian ganda putra Fajar/Fikri menjadi runner-up Singapore Open dan Alwi yang mencapai semifinal nomor tunggal putra turnamen Super 750 tersebut, pekan lalu.

Menurut dia, hasil tersebut memberi optimisme bahwa proses regenerasi dan penguatan prestasi bulu tangkis Indonesia terus bergerak ke arah yang positif.

"Sukses penyelenggaraan adalah keberhasilan ekosistem. Sukses prestasi adalah hasil dari proses panjang yang harus kita bangun bersama," ujar Fadil.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum I PP PBSI Taufik Hidayat mengatakan Indonesia Open selalu memiliki arti khusus bagi para pemain Indonesia karena mereka tampil di hadapan publik sendiri dengan tekanan yang berbeda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.