Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SPMB Wujudkan Pendidikan Inklusif Berkeadilan

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 03:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
SPMB Wujudkan Pendidikan Inklusif Berkeadilan Doc: Antara
Ket. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dalam peluncuran Program Pelatihan Pendidikan Inklusif Tahun 2026 di SMPN 16 Jakarta, Senin (20/4/2026)

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyebut kebijakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) mulai 2025 dirancang untuk memperluas akses pendidikan inklusif bagi seluruh anak Indonesia melalui empat jalur penerimaan.

Mendikdasmen pada peluncuran Program Pelatihan Pendidikan Inklusif Tahun 2026 di SMPN 16 Jakarta, Senin (20/4), menekankan bahwa skema yang terdiri atas jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi ini bertujuan memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan layanan pendidikan bermutu, terlepas dari latar belakang kondisi ­mereka.

Secara khusus, jalur afirmasi menjadi ujung tombak pemerintah dalam merangkul kelompok rentan. Jalur ini diperuntukkan bagi peserta didik berkebutuhan khusus serta mereka yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi agar tetap mendapatkan hak pendidikan yang setara.

“Dengan jalur afirmasi kita buka kesempatan yang lebih luas kepada anak-anak yang berkebutuhan khusus dan mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu untuk juga tetap terlayani dalam pendidikan,” ujar Abdl Mu’ti.

Selain akses fisik dan ekonomi, Mendikdasmen menegaskan bahwa sistem baru ini mengusung misi inklusi sosial keagamaan. Sekolah diharapkan mampu menjadi miniatur keragaman Indonesia di mana perbedaan dikelola sebagai kekayaan, bukan sebagai penghalang interaksi.

Pemerintah mendorong agar lembaga pendidikan mendidik siswa supaya terbiasa terbuka dengan perbedaan. Siswa diharapkan tidak sekadar menghormati perbedaan tersebut, tetapi juga mampu menerima dan memfasilitasi sesama untuk tumbuh kembang bersama-sama.

Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa pendidikan inklusif ke depan harus melampaui batasan fisik dan mental. Inklusivitas tersebut harus menyentuh aspek exceptionality lainnya, termasuk perbedaan budaya, agama, hingga kondisi ekonomi yang sering kali menjadi hambatan akses sekolah.

Terkait tantangan kurangnya guru pendamping, Kemendikdasmen berupaya mencetak guru profesional pendamping siswa berkebutuhan khusus melalui Program Pelatihan Pendidikan Inklusif yang dipandang sebagai solusi strategis untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi sekaligus dedikasi khusus.

“Program terobosan ini bisa menjadi solusi cepat agar kekurangan guru-guru pendamping dapat kita penuhi dengan sebaik-baiknya,” kata Mendikdasmen.

Untuk itu, Abdul Mu’ti mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bergotong royong demi mencapai kemajuan pendidikan nasional yang inklusif.

Latih Guru

Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) Kemendikdasmen memperkuat pendidikan inklusif di Indonesia dengan melatih ribuan guru pendamping untuk siswa berkebutuhan khusus di 25 provinsi. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
PLN Sukses Amankan Pasokan ...
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.