Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Penyembuhan TBC, OKU Timur Beri Bantuan Gizi ke Pasien di 4 Puskesmas

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 12:30 WIB | Oleh:
Dukung Penyembuhan TBC, OKU Timur Beri Bantuan Gizi ke Pasien di 4 Puskesmas Doc: Antara Foto
Ket. Pasien TBC di OKU Timur mendapat bantuan makanan tambahan dari pemerintah daerah setempat.

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan memberikan bantuan makanan tambahan untuk pasien penyakit Tuberculosis (TBC) di empat puskesmas di wilayah setempat. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU Timur, Umaidah Kosim di Martapura, Sumsel, Selasa mengatakan pemberian makanan tambahan (PMT) menyasar pada pasien TBC di empat puskesmas di wilayah setempat. 

Empat puskesmas yang menangani pasien TBC tersebut meliput Puskesmas Pemetung Basuki, Puskesmas Sukaraja, Puskesmas Muncak Kabau, dan Puskesmas Rawabening.

"Ada sebanyak tujuh pasien TBC yang menjalani pengobatan di empat puskesmas tersebut," katanya.

Adapun bantuan yang diberikan berupa susu dan paket sembako sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah setempat terhadap pasien yang sedang menjalani pengobatan.

Setiap pasien mendapat bantuan tiga paket sembako untuk alokasi selama tiga bulan periode Februari-April 2026.

Dia menambahkan, penyebaran tuberkulosis dapat ditekan melalui skrining dan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) kepada orang yang kontak erat dengan pasien TBC serta kelompok risiko lainnya yang masuk dalam kategori orang dengan Infeksi Laten Tuberkulosis atau ILTB.

Sebelum diberikan TPT akan dilakukan serangkaian pemeriksaan seperti riwayat penyakit dan gejalanya, rontgen dada dan jika hasil abnormal akan dilakukan tes mantoux atau pun tes darah.

"Untuk kasus tuberkulosis selama periode Januari-Maret 2026 saat ini masih dalam proses pendataan," ujarnya.

Ketua Tim Penggerak PKK OKU Timur, Sheila Noberta menambahkan bahwa bantuan PMT bagi pasien TBC diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah setempat terhadap pasien yang sedang menjalani pengobatan.

Dia menjelaskan, program ini bertujuan untuk meningkatkan asupan protein dan kebutuhan nutrisi pada fase pengobatan agar mempercepat proses penyembuhan.

Ia berharap dengan adanya bantuan ini dapat menjadi semangat bagi penderita TBC agar terus berjuang untuk sembuh dari penyakit tersebut.

"Bantuan tersebut diberikan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dan asupan gizi, serta mempercepat upaya pemulihan dari penyakit TBC," harapnya.

Sementara, Arina, salah seorang pasien TBC mengaku bantuan tersebut sangat membantu proses penyembuhan bagi pasien TBC yang sedang menjalani pengobatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.