Kabar Baik untuk Para Pencari Kerja, DLH DKI Buka 264 Lowongan Kerja, Besok Terakhir!
📅 Sabtu, 24 Okt 2026, 09:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta membuka 264 lowongan kerja melalui program padat karya untuk penanganan sampah pada November-Desember 2026.
Kepala DLH DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan program tersebut bertujuan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus memperkuat penanganan sampah di ibu kota. Melalui program itu, warga dilibatkan dalam kegiatan pengumpulan, pemilahan, dan pengolahan sampah.
“Program padat karya membuka kesempatan bagi warga untuk memperoleh penghasilan sekaligus terlibat langsung dalam penanganan sampah. Kami berharap program ini memberikan manfaat ekonomi dan mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di Jakarta,” kata Dudi di Jakarta, Jumat (23/10).
Sebanyak 264 lowongan yang tersedia itu terdiri dari 139 petugas pemilah sampah organik dan anorganik, 25 tenaga pendukung (helper) Refuse-Derived Fuel (RDF) Plant, serta 100 petugas pengangkat sampah.
Penempatan dilakukan di wilayah kota administrasi dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu dengan mempertimbangkan domisili peserta.
Pendaftaran dibuka mulai 23 hingga 25 Oktober 2026 melalui laman resmi Jakarta.go.id dan terbuka bagi laki-laki maupun perempuan yang memiliki KTP DKI Jakarta.
Namun, prioritas diberikan kepada masyarakat dalam kelompok desil 1-5. Pelamar tidak diwajibkan memiliki ijazah atau kualifikasi pendidikan formal tertentu.
“Program ini terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan. Kami memberikan prioritas kepada warga dalam kelompok desil 1-5 agar kesempatan kerja ini dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” tutur Dudi.
Peserta yang lolos seleksi akan bekerja selama dua bulan, yakni pada November hingga Desember 2026, dengan durasi 20 hari kerja setiap bulan. Upah yang diberikan sebesar Rp174.748 per hari.
Dalam pelaksanaannya, petugas pemilah sampah organik dan anorganik membantu pengemudi gerobak motor (germor) mengangkut sampah dari titik pengumpulan ke tempat penampungan sementara (TPS). Mereka juga menyiapkan material untuk mesin pembubur, membuat lubang biopori, dan membantu proses pengomposan.
Sementara itu, tenaga pendukung RDF Plant membantu proses pengolahan sampah menjadi RDF, yaitu bahan bakar alternatif berbahan dasar sampah, sedangkan petugas pengangkat sampah bertugas memuat sampah ke dalam kendaraan pengangkut serta memastikan sampah tidak tercecer selama proses pengangkutan.
DLH DKI Jakarta berharap keterlibatan warga melalui program tersebut dapat mendukung kelancaran penanganan sampah sehari-hari sekaligus menjaga kebersihan lingkungan permukiman dan ruang publik.
Warga yang memenuhi persyaratan dapat mendaftar dengan mengisi data diri dan mengunggah KTP melalui laman resmi Jakarta.go.id.
“Kami mengajak masyarakat yang memenuhi kriteria untuk memanfaatkan kesempatan ini dan bersama-sama berperan aktif dalam penanganan sampah di Jakarta,” pungkas Dudi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!