Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wagub Kalbar Tegaskan Pelestarian Situs Keramat Raja Mawikng, Disiapkan Jadi Cagar Budaya 2027

📅 Senin, 20 Apr 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wagub Kalbar Tegaskan Pelestarian Situs Keramat Raja Mawikng, Disiapkan Jadi Cagar Budaya 2027 Doc: Antara
Ket. Wagub Kalbar Krisantus didampingi tokoh adat Dayak sekaligus Panglima Jilah atau Pangalangok Jilah yang dikenal sebagai pemimpin pasukan Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) melakukan kunjungan ke situs keramat Raja Mawikng di Desa Saham, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak.

Pontianak - Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menegaskan pentingnya pemerintah provinsi setempat melestarikan situs budaya dan kawasan hutan adat saat kunjungan kerja ke situs keramat Raja Mawikng di Desa Saham, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak.

"Tempat keramat ini wajib dijaga dan dilestarikan oleh seluruh komponen masyarakat Dayak. Di sinilah letak jati diri sekaligus kekuatan kita dalam menjaga alam Kalimantan Barat," kata dia di Landak, Senin (20/4).

Dia menjelaskan situs Raja Mawikng memiliki nilai historis dan spiritual yang tinggi bagi masyarakat Dayak, sehingga harus dijaga sebagai bagian dari identitas dan kekuatan budaya lokal.

Ia menambahkan situs-situs keramat tidak hanya berfungsi sebagai tempat ritual adat, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, ia menyatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan mengalokasikan anggaran pada 2027 untuk pengembangan kawasan tersebut sebagai cagar budaya.

Pengembangan itu, meliputi penyediaan fasilitas tempat berdoa dan pelaksanaan upacara adat yang lebih representatif serta dukungan infrastruktur berupa perbaikan akses jalan dan jembatan menuju lokasi melalui bantuan keuangan kepada pemerintah kabupaten.

"Pengembangan dilakukan dengan tetap mempertahankan nuansa alami hutan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari nilai budaya itu sendiri," katanya.

Selain itu, ia mengingatkan generasi muda Dayak untuk tetap menjaga warisan leluhur di tengah arus modernisasi.

Menurutnya, kemajuan teknologi tidak boleh menghilangkan akar budaya masyarakat adat.

"Jika warisan leluhur dan tempat keramat kita punah, maka kita juga berpotensi kehilangan jati diri. Karena itu, mari kita jaga budaya sebagai kekuatan bangsa," kata dia.

Pemerintah berharap upaya penetapan situs Raja Mawikng sebagai cagar budaya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan penghormatan terhadap tradisi lokal di Kalimantan Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
DKI Tawarkan Singapura untu...

Inilah 3 Usulan Flagship Program Kemenekraf 2027

32 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Inilah 3 Usulan Flagship Pr...
Daerah
Dampak Gempa 6,7R, Pemkot t...
Ekonomi
Evaluasi Kinerja, Kepala BP...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG: Palu Diguncang Gempa Tektonik Daratan Magnitudo 6,7

BMKG: Palu Diguncang Gempa Tektonik Daratan Magnitudo 6,7

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.