Strategi Bertahan: Apindo Fokus Jaga Efisiensi di Tengah Tekanan Energi
📅 Senin, 20 Apr 2026, 18:00 WIB | Oleh: Tim PenulisHal ini menunjukkan adanya lag effect sekaligus tingginya volatilitas dalam transmisi harga energi, yang pada akhirnya tetap harus diabsorpsi oleh pelaku usaha dalam jangka pendek.
Ia menambahkan, dalam situasi geopolitik saat ini, tekanan terhadap dunia usaha tidak datang hanya dari BBM domestik, tetapi juga dari kenaikan harga energi, ongkos logistik, asuransi pelayaran, gangguan pasokan bahan baku, hingga tekanan nilai tukar.
“Jadi, penyesuaian BBM nonsubsidi ini sebetulnya bekerja sebagai amplifier terhadap tekanan yang sebelumnya sudah berlangsung. Dengan kata lain, dunia usaha tidak membaca ini sebagai isu tunggal, tetapi sebagai bagian dari akumulasi tekanan biaya pada awal 2026,” ujar Sanny.
Apindo, lanjut dia, berharap stabilitas geopolitik dapat benar-benar terjaga sehingga tren harga energi menjadi lebih mudah diprediksi (predictable) dan memberikan ruang bagi perbaikan struktur biaya dunia usaha.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!