Siap-siap, Pete-pete Laut Makassar Beroperasi Mei 2026, Warga Pulau Tak Lagi Terisolasi
📅 Senin, 20 Apr 2026, 02:05 WIB | Oleh: AlfredMAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar bersiap mengoperasikan moda transportasi laut terintegrasi yang dikenal dengan sebutan "Pete-pete Laut" pada Mei atau Juni 2026 mendatang.
Langkah strategis ini diambil guna memperkuat konektivitas antarpulau serta mempermudah mobilitas masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi menuju daratan. Kapal penumpang dengan kapasitas puluhan orang tersebut dijadwalkan akan melayani rute ke sejumlah titik vital, mulai dari Pulau Barrang Lompo, Barrang Caddi, hingga wilayah terjauh seperti Pulau Lanjukang.
'Hadirnya transportasi laut ini bagian dari program visi-misi Pemerintahan Mulia (Munafri-Aliyah) untuk warga pulau. Ke depan akan ada lagi pembangunan dermaga untuk warga pulau dan rumah singgah bagi warga pulau di daratan Kota Makassar," urainya.
Sebelumnya, gagasan tersebut juga telah disampaikan Munafri saat menerima kunjungan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan RI Suharto di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar.
Munafri menegaskan pentingnya menghadirkan sistem transportasi laut yang terintegrasi guna mendukung mobilitas warga kepulauan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di wilayah pulau.
"Rencana pembukaan rute kapal antarpulau ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas antara daratan Kota Makassar dan wilayah kepulauan di sekitarnya," urainya.
Camat Kepulauan Sangkarrang Andi Asdhar mewakili warga kepulauan menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota Makassar, khususnya kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Ia menilai, salah satu kemudahan yang diperoleh warga pulau ialah layanan administrasi kependudukan. Kini, warga tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke kantor kecamatan atau Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk mengurus dokumen penting.
"Kalau dulu masyarakat harus ke kantor camat atau ke Dukcapil untuk mengurus KTP, KK, atau akta kelahiran, sekarang sudah bisa dilakukan langsung di masing-masing kelurahan. Ini tentu sangat memudahkan," jelasnya.
Termasuk kehadiran program penerangan jalan di wilayah kepulauan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pulau-pulau.
"Bukan hanya program ini, masih banyak program lain yang juga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat kepulauan," tambahnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!