Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Racun Tikus Ditemukan dalam Kemasan Toples Makanan Bayi di Austria

📅 Senin, 20 Apr 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Racun Tikus Ditemukan dalam Kemasan Toples Makanan Bayi di Austria Doc: Istimewa
Ket. Polisi mengatakan racun terdeteksi dalam stoples wortel dan kentang HiPP, sementara produsen mengatakan produk tersebut mungkin telah dimanipulasi.

BURGENLAND - Polisi di Austria mengatakan bahwa racun tikus telah ditemukan dalam stoples makanan bayi HiPP, setelah produk tersebut ditarik dari lebih dari 1.000 supermarket Spar di negara itu karena kekhawatiran akan keamanannya.

Dari The Guardian, kepolisian di Burgenland menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sampel dari salah satu toples makanan bayi wortel dan kentang seberat 190g (7oz) yang dilaporkan oleh seorang pelanggan telah teruji positif mengandung racun tikus.

Pada hari Sabtu (18/4), HiPP menyatakan bahwa tidak dapat dipastikan apakah zat berbahaya telah dimasukkan ke dalam produk tersebut, dan bahwa stoples wortel dan kentang mereka mungkin telah dirusak.

Mengonsumsi isi toples tersebut dapat mengancam jiwa, kata HiPP.

Pernyataan polisi menyebutkan bahwa toples yang terkena dampak memiliki stiker dengan lingkaran merah di bagian bawah toples dan tutup yang sudah terbuka, rusak, atau kehilangan segel pengaman, atau memiliki bau yang tidak biasa.

Mereka mengatakan bahwa uji laboratorium awal pada toples serupa yang disita polisi di Republik Ceko dan Slovakia menunjukkan adanya zat beracun. Pernyataan tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga mengatakan bahwa pihak berwenang di Austria telah diperingatkan tentang risiko tersebut setelah penyelidikan di Jerman. Mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut.

HiPP menyatakan pada hari Sabtu: “Menurut pengetahuan kami saat ini, situasi kritis ini melibatkan campur tangan kriminal eksternal yang memengaruhi saluran distribusi Spar Austria.”

HiPP tidak segera memberikan komentar pada hari Minggu.

Seorang juru bicara Spar mengatakan kepada Reuters pada hari Sabtu bahwa penarikan produk tersebut merupakan tindakan pencegahan dan memengaruhi 1.500 toko di Austria, tanpa dampak pada gerai di tempat lain.

Spar dan HiPP menyarankan pelanggan untuk tidak mengonsumsi isi stoples yang dibeli dari Spar Austria. Mereka mengatakan pelanggan akan menerima pengembalian dana penuh untuk produk yang dikembalikan.

Polisi menyarankan pelanggan untuk mencuci tangan mereka secara menyeluruh jika mereka bersentuhan dengan toples.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
DKI Jakarta Tuan Rumah MTQ ...
Nasional
Kafilah Kaltim Juara Umum M...
Advertisement
Doakan Atlet Sumaya, Hari Ini akan Berjuang di Final Teqball

Doakan Atlet Sumaya, Hari Ini akan Berjuang di Final Teqball

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.