Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Lebak Minta Warga Waspada Diare dan ISPA pada Musim Kemarau

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 10:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Lebak Minta Warga Waspada Diare dan ISPA pada Musim Kemarau Doc: ANTARA
Ket. Kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Banten Nining Tilawah.

LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) seiring kemarau ekstrem atau Godzilla El Nino yang diprediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Kami berharap masyarakat membiasakan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) untuk mencegah berbagai penyakit menular menghadapi cuaca kemarau ekstrem ini," kata Kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Nining Tilawah, di Lebak, Minggu (19/4).

Peringatan kewaspadaan tersebut, kata dia, karena musim kemarau ekstrem berpotensi menimbulkan berbagai penyakit menular seperti diare akibat sumber air bersih semakin berkurang, sehingga warga menggunakan air yang tak higienis. Menurutnya, potensi penyakit diare merata hampir pada semua kecamatan di Lebak.

Ia mengatakan masih banyak ditemukan masyarakat tidak memiliki sanitasi yang layak sehingga kebiasaan Buang Air Besar (BAB) sembarangan tinggi. "Kebiasaan perilaku buruk itu dapat menyebarkan penyakit diare," katanya.

Selain itu, kemarau bisa menimbulkan gejala ISPA, seperti hidung tersumbat dan pilek, batuk kering tanpa dahak, demam ringan, sakit tenggorokan, sakit kepala ringan, bernapas cepat atau kesulitan napas dan warna kebiruan pada kulit akibat kekurangan oksigen.

"Penularan penyakit tersebut tentu membahayakan dan bisa mematikan jika tidak segera mendapatkan penanganan medis," katanya.

Oleh karena itu, PHBS dengan menjaga kebersihan lingkungan serta menggunakan air bersih sangat penting mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut.

Selain itu juga menjaga daya tubuh yang baik dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan sayuran serta buah-buahan juga banyak istirahat.

"Kami meyakini jika PHBS menjadi budaya hidup, juga mengonsumsi makanan yang bergizi akan terhindar dari penyebaran diare dan ISPA," kata Nining.

Untuk itu pihaknya menginstruksikan seluruh petugas puskesmas di 28 kecamatan mengoptimalkan sosialisasi kebiasaan hidup kesehatan kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing, termasuk soal PHBS dan kebersihan lingkungan.

Selain itu air minum dimasak matang, sebelum makan terlebih dahulu mencuci tangan, serta tidak merokok serta minuman keras dan  tidak begadang.

Selama ini, kata dia, pola hidup sehat dinilai lebih efektif untuk mencegah penyebaran penyakit musim kemarau.

"Kami menginstruksikan petugas medis puskesmas agar mewaspadai penyakit menular menghadapi musim kemarau ekstrem," kata Nining.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.