Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Menabung, Belanja, dan Berbagi Jadi Cara Kenalkan Literasi Keuangan kepada Anak

1 Minggu, 26 Jul 2026, 21:39 WIB | Oleh:
Menabung, Belanja, dan Berbagi Jadi Cara Kenalkan Literasi Keuangan kepada Anak Menabung, Belanja, dan Berbagi Jadi Cara Kenalkan Literasi Keuangan kepada Anak Doc: KB Bank
Ket. Sebanyak 291 siswa Madrasah Ibtidaiyah mengikuti edukasi literasi keuangan untuk mengenal pentingnya menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengelola uang sejak dini.

JAKARTA – Pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dinilai perlu dikenalkan kepada anak sejak usia dini. Kebiasaan sederhana seperti menabung serta memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan dapat menjadi fondasi bagi anak untuk membangun perilaku finansial yang sehat dan mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak di masa depan.

Upaya tersebut dilakukan PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) melalui program literasi keuangan bertajuk “Belajar Finansial Bareng KB Bank”. Program ini diikuti ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raudhatul Azhar sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat.

Program tersebut sejalan dengan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang mencatat indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 66,46 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Meski menunjukkan perkembangan positif, edukasi keuangan dinilai tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan dan menyasar berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak.

Sebanyak 291 siswa kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan edukasi yang melibatkan lebih dari 15 karyawan KB Bank sebagai relawan. Kegiatan disampaikan secara interaktif dengan materi yang dirancang untuk memperkenalkan konsep dasar literasi keuangan kepada anak-anak.

Materi yang diberikan mencakup pentingnya menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan mengelola uang secara bijak sejak dini. Edukasi tersebut diharapkan dapat membantu siswa menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Corporate Communication and Government Affairs Division Head KB Bank, Komala Sari, mengatakan program tersebut tidak hanya mengajarkan anak-anak mengenai pentingnya menabung, tetapi juga mendorong mereka untuk belajar membuat keputusan secara bijak, disiplin, dan bertanggung jawab.

“Melalui kegiatan ‘Belajar Finansial Bareng KB Bank’, kami ingin membantu anak-anak memahami bahwa mengelola uang bukan hanya tentang menabung, tetapi juga belajar membuat keputusan yang bijak, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujar Komala dalam keterangannya pada hari Rabu (22/7).

Dalam kegiatan tersebut, KB Bank memperkenalkan konsep tiga pos pengelolaan uang, yakni menabung, belanja, dan berbagi. Melalui konsep tersebut, anak-anak diajak memahami bahwa uang yang dimiliki dapat dialokasikan untuk kebutuhan masa depan, memenuhi kebutuhan saat ini, serta berbagi dengan orang lain.

“Kami berharap kebiasaan sederhana yang mereka pelajari hari ini dapat menjadi bekal bermanfaat bagi mereka di masa depan,” kata Komala.

Selain memberikan edukasi literasi keuangan, KB Bank juga menyerahkan bantuan sarana dan prasarana kepada MI Raudhatul Azhar sebagai bagian dari dukungan terhadap dunia pendidikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman sekaligus mendukung pengembangan bakat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Kepala Sekolah MI Raudhatul Azhar, Satriani, S.Pd.I, mengapresiasi inisiatif KB Bank yang memberikan dukungan terhadap peningkatan fasilitas pendidikan sekaligus menghadirkan edukasi literasi keuangan bagi siswa.

“Kami mengapresiasi inisiatif KB Bank yang tidak hanya memberikan dukungan terhadap peningkatan fasilitas pendidikan, tetapi juga menghadirkan edukasi literasi keuangan yang sangat bermanfaat bagi anak-anak,” ujar Satriani.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh siswa melalui kegiatan tersebut tidak berhenti di ruang kelas, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam lingkungan keluarga.

KB Bank menilai literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola uang, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter disiplin, bertanggung jawab, dan kemampuan merencanakan masa depan.

Melalui berbagai program edukasi yang menyasar generasi muda, KB Bank berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kecakapan finansial masyarakat sekaligus mendukung upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.