Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat Pelatihan, Kemnaker Perluas Peluang Kerja Disabilitas

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 21:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lewat Pelatihan, Kemnaker Perluas Peluang Kerja Disabilitas Doc: ANTARA/HO-Kemnaker RI
Ket. Kegiatan Layanan Kewirausahaan 2026 bertema “Wirausaha Inklusif, Tumbuh Bersama”, di Bantul, Yogyakarta, Jumat (17/4/2026).

JAKARTA – Memperluas kesempatan kerja buat penyandang disabilitas itu bukan cuma soal keadilan, tapi juga soal membuka potensi yang selama ini sering terlewat.

Banyak dari mereka punya kemampuan dan keahlian yang nggak kalah, tinggal diberi ruang dan akses yang setara.

Tantangannya ada di kesiapan lingkungan kerja, mulai dari fasilitas, pola rekrutmen, sampai cara pandang yang masih perlu diubah.

Kalau ini bisa dibenahi, bukan cuma mereka yang diuntungkan, tapi juga dunia kerja yang jadi lebih beragam, inklusif, dan produktif.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen untuk terus memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas melalui pelatihan kewirausahaan.

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Sukro Muhab dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/4), mengatakan langkah itu dilakukan agar penyandang disabilitas dapat mandiri secara ekonomi sekaligus menjadi pencipta lapangan kerja.

Ia mengatakan, peluang kerja harus terus diperluas untuk mengoptimalkan potensi nasional yang ada.

Sukro menilai, pekerjaan tidak terbatas pada sektor formal seperti pegawai negeri atau karyawan perusahaan.

Peluang kerja, lanjut dia, juga terbuka melalui usaha mandiri, ekonomi kreatif, dan pemanfaatan teknologi digital.

“Lowongan kerja itu ada di mana-mana. Tidak hanya di perusahaan, tetapi juga bisa diciptakan sendiri. Yang perlu kita dorong adalah bagaimana masyarakat beralih dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” ujar Sukro.

Melalui kegiatan itu, Sukro mengatakan bahwa Kemnaker menghadirkan dua fokus utama, yakni pelatihan kewirausahaan bagi penyandang disabilitas serta penguatan usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) rintisan.

Ia pun menegaskan bahwa keterbatasan fisik bukan menjadi hambatan untuk berkarya.

“Keterbatasan fisik bukan penghalang. Yang terpenting adalah kreativitas dan kemampuan berpikir. Kami ingin memastikan teman-teman disabilitas memiliki akses yang sama untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi,” kata Sukro.

Selain pelatihan, ia mengatakan Kemnaker juga membuka peluang pengembangan usaha lanjutan melalui program Tenaga Kerja Mandiri (TKM). Program ini ditujukan bagi peserta yang telah merintis usaha agar dapat naik kelas dan memperluas skala usahanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.