Lewat Pelatihan, Kemnaker Perluas Peluang Kerja Disabilitas
📅 Minggu, 19 Apr 2026, 21:35 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Memperluas kesempatan kerja buat penyandang disabilitas itu bukan cuma soal keadilan, tapi juga soal membuka potensi yang selama ini sering terlewat.
Banyak dari mereka punya kemampuan dan keahlian yang nggak kalah, tinggal diberi ruang dan akses yang setara.
Tantangannya ada di kesiapan lingkungan kerja, mulai dari fasilitas, pola rekrutmen, sampai cara pandang yang masih perlu diubah.
Kalau ini bisa dibenahi, bukan cuma mereka yang diuntungkan, tapi juga dunia kerja yang jadi lebih beragam, inklusif, dan produktif.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen untuk terus memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas melalui pelatihan kewirausahaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Sukro Muhab dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/4), mengatakan langkah itu dilakukan agar penyandang disabilitas dapat mandiri secara ekonomi sekaligus menjadi pencipta lapangan kerja.
Ia mengatakan, peluang kerja harus terus diperluas untuk mengoptimalkan potensi nasional yang ada.
Sukro menilai, pekerjaan tidak terbatas pada sektor formal seperti pegawai negeri atau karyawan perusahaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Peluang kerja, lanjut dia, juga terbuka melalui usaha mandiri, ekonomi kreatif, dan pemanfaatan teknologi digital.
“Lowongan kerja itu ada di mana-mana. Tidak hanya di perusahaan, tetapi juga bisa diciptakan sendiri. Yang perlu kita dorong adalah bagaimana masyarakat beralih dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” ujar Sukro.
Melalui kegiatan itu, Sukro mengatakan bahwa Kemnaker menghadirkan dua fokus utama, yakni pelatihan kewirausahaan bagi penyandang disabilitas serta penguatan usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) rintisan.
Ia pun menegaskan bahwa keterbatasan fisik bukan menjadi hambatan untuk berkarya.
“Keterbatasan fisik bukan penghalang. Yang terpenting adalah kreativitas dan kemampuan berpikir. Kami ingin memastikan teman-teman disabilitas memiliki akses yang sama untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi,” kata Sukro.
Selain pelatihan, ia mengatakan Kemnaker juga membuka peluang pengembangan usaha lanjutan melalui program Tenaga Kerja Mandiri (TKM). Program ini ditujukan bagi peserta yang telah merintis usaha agar dapat naik kelas dan memperluas skala usahanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!