Bukan Cuma Beras, Bulog Natuna Tambah Stok Minyak Goreng untuk 7.325 Warga, Ini Lokasinya
📅 Minggu, 19 Apr 2026, 18:58 WIB | Oleh: AlfredNATUNA - Perum Bulog Cabang Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, secara resmi mengoperasikan 77 titik penyaluran bantuan pangan guna menjangkau 7.325 masyarakat penerima manfaat (PBP) di wilayah perbatasan utara Indonesia.
Dalam program yang dimandatkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini, setiap warga berhak menerima paket komoditas berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng, yang merupakan akumulasi penyaluran untuk periode Februari dan Maret 2026. Langkah penyediaan titik distribusi di setiap desa dan kelurahan ini diambil guna memangkas jarak tempuh warga, mengingat letak geografis Natuna yang didominasi oleh pulau-pulau penyangga dan wilayah terluar.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna, Pencius Siburian, dikonfirmasi dari Natuna, Ahad, mengatakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan bantuan kepada 7.325 PBP.
Para PBP tersebar di 70 desa dan tujuh kelurahan di Kabupaten Natuna. Untuk mempermudah masyarakat dalam mengambil bantuan, Bulog menyiapkan titik penyaluran di setiap desa dan kelurahan.
Dalam program ini, setiap PBP mendapatkan 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng per bulan. Dikarenakan penyaluran dilakukan untuk periode Februari dan Maret 2026, masing-masing PBP menerima 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Totalnya ada 77 titik, sesuai jumlah desa dan kelurahan di Natuna,” ucapnya.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan saat ini sudah mulai berjalan, namun baru menjangkau wilayah yang dekat dengan ibu kota kabupaten. Sementara itu, wilayah pulau terluar dan pulau-pulau penyangga masih menunggu proses distribusi karena komoditas harus dikirim terlebih dahulu melalui jalur laut.
“Untuk wilayah terluar, barang sudah didistribusikan ke Midai, Suak Midai, dan Seluan. Proses pembagian direncanakan berlangsung Minggu ini,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pencius menambahkan, tidak ada kendala berarti dalam proses pengiriman dari Gudang Sedanau ke titik penyaluran. Namun, karena lokasi penyaluran tersebar di pulau-pulau, distribusi membutuhkan waktu lebih lama dan bergantung pada transportasi laut.
“Jumlah petugas penyalur di setiap titik berbeda-beda, tergantung jumlah penerima. Biasanya antara satu hingga tujuh orang, yang berasal dari perangkat desa atau kelurahan,” ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!